spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Rupiah Melemah ke Rp17.305 per Dolar AS, Airlangga: Kita Monitor

Tekanan Global dan Gejolak Regional Picu Pelemahan Kurs

Jakarta | EnterKal – Nilai tukar rupiah melemah 0,76 persen ke level Rp17.305 per dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (23/4/2026) pukul 09.40 WIB, di tengah tekanan global dan pelemahan mayoritas mata uang kawasan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan pemerintah masih memantau pergerakan nilai tukar di tengah volatilitas regional.

“Kita monitor saja karena berbagai mata uang di regional juga bergejolak,” ujarnya di Kantor BKPM.

Pemerintah dan BI Pilih Sikap Hati-hati

Airlangga menegaskan pemerintah tidak akan bersikap reaktif terhadap pergerakan harian rupiah, sembari menegaskan peran Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas nilai tukar.

“Ya kita monitor saja dan BI tugasnya menjaga [rupiah],” tambahnya.

Tekanan Global dan Regional

Pelemahan rupiah terjadi seiring tren pelemahan mata uang kawasan, seperti peso Filipina, baht Thailand, ringgit Malaysia, won Korea Selatan, dolar Singapura, yuan China, dan yen Jepang.

Tekanan eksternal juga dipicu ketidakpastian global, termasuk gangguan pasokan energi akibat konflik yang berdampak pada jalur distribusi strategis seperti Selat Hormuz.

Dampak ke Pasar Obligasi

Tekanan terhadap rupiah turut berdampak pada pasar surat utang negara, ditandai dengan aksi jual dan kenaikan imbal hasil di berbagai tenor.

Imbal hasil obligasi tenor 1 tahun naik menjadi 5,71 persen, tenor 3 tahun ke 6,21 persen, sementara tenor 5 tahun dan 6 tahun masing-masing naik ke 6,46 persen dan 6,47 persen.

BI Intervensi Pasar

Bank Indonesia terus melakukan intervensi untuk meredam gejolak, termasuk melalui pasar offshore Non-Deliverable Forward (NDF), pasar spot, dan Domestic NDF (DNDF).

Selain itu, BI juga memperluas operasi moneter valas melalui instrumen spot dan swap, termasuk dalam mata uang yuan offshore, guna memperkuat stabilitas rupiah.

Bupati Bartim Tinjau Pelatihan Security di Palangka Raya, Upaya Tekan Pengangguran dan Kemiskinan

“Pelatihan ini penting untuk memberikan keterampilan kerja bagi masyarakat usia produktif. Kami ingin masyarakat Barito Timur memiliki bekal yang cukup untuk bersaing di dunia kerja”

Semarak Takbiran Iduladha, Pemkab Barsel Gelar Pawai Meriah di Buntok

“Saya harap tradisi ini dapat terus dilestarikan dan menjadi momen kebersamaan yang mempererat silaturahmi antarwarga”

ITS Kembangkan Pembangkit Hybrid Surya-Angin, Efisiensi Capai 25,12 Persen

ITS mengembangkan PV-Wind Turbin yang menggabungkan tenaga surya dan angin dengan sistem penjejak matahari cerdas untuk meningkatkan efisiensi energi sekaligus membuka peluang akses listrik di kawasan terpencil.

Gubernur Kalteng Raih Penghargaan Pemimpin Ketahanan Pangan dari KNPI

“Kami fokus mendorong pembangunan yang lebih adil dan merata, khususnya di bidang pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, dan kesejahteraan sosial, sebagai kunci menciptakan generasi muda unggul"

Jelang Idul Adha, Pemkab Barsel Salurkan Bantuan Hewan Kurban dari Presiden dan Pemprov Kalteng

“Bantuan sapi kurban ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah pusat, provinsi, dan daerah dalam mendukung ibadah kurban sekaligus mempererat silaturahmi menjelang hari besar keagamaan”

Pemko Gelar Operasi Gabungan Tertib Pajak Kendaraan

“Untuk target PAD seluruh objek pajak di Kota Palangka Raya pada 2026 ini sebesar Rp275 miliar"

MK Putuskan Pemilu Nasional dan Daerah Dipisah, Pemilu 5 Kotak Dinyatakan Tidak Konstitusional

Mahkamah Konstitusi (MK) resmi menyatakan bahwa pelaksanaan Pemilu serentak lima kotak sebagaimana diberlakukan pada 2019 dan dijadwalkan pada 2024, tidak lagi sesuai dengan konstitusi. Hal ini tertuang dalam Putusan MK Nomor 135/PUU-XXII/2024 yang dibacakan dalam sidang pengucapan putusan di Jakarta

Menteri P2MI Mukhtarudin Tegaskan Dukungan Penuh terhadap Asta Cita Presiden Prabowo

“Asta Cita Presiden Prabowo harus kita sukseskan dan laksanakan sebaik mungkin karena tugas berat ke depan terkait dengan tenaga kerja migran, PR yang cukup harus kita perhatikan”

TP PKK Kota Palangka Raya Fokus pada Pemberdayaan Keluarga dan Pelayanan Dasar

“Kami ingin menciptakan keluarga yang tangguh dan produktif. Pemberdayaan adalah kunci untuk memperkuat pondasi ekonomi rumah tangga"

Popular Articles