spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Dosen UMPR Kenalkan Tanaman Obat Samuda ke Pelajar

Palangka Raya | EnterKal — Dosen Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Palangka Raya melaksanakan kegiatan sosialisasi manfaat dan pengetahuan tanaman obat tradisional Samuda kepada generasi muda di Kalimantan Tengah.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di SMAN 1 Palangka Raya dan diikuti oleh para siswa sebagai bagian dari upaya penguatan pengetahuan budaya lokal serta pemahaman kesehatan tradisional di tengah perkembangan era modern, Rabu 14 Januari 2026.

Sosialisasi dilakukan oleh dosen Pendidikan Biologi FKIP UMPR dengan sasaran utama pelajar tingkat SMA yang dinilai strategis sebagai generasi penerus dalam menjaga dan melestarikan pengetahuan lokal masyarakat Kalimantan Tengah, khususnya tanaman obat tradisional yang berasal dari wilayah Samuda.

Kegiatan dilaksanakan di lingkungan sekolah sebagai ruang edukatif yang efektif untuk menyampaikan pengetahuan tradisional secara terstruktur dan berbasis ilmiah. Melalui pendekatan deskriptif dan interaktif, para dosen memaparkan berbagai jenis tanaman obat tradisional Samuda yang selama ini dimanfaatkan masyarakat sebagai obat alami dalam kehidupan sehari-hari.

Salah satu dosen Pendidikan Biologi UMPR, Rezky Aulianur Syahbana, mengatakan bahwa sosialisasi ini dilakukan karena pengetahuan tentang tanaman obat tradisional mulai tergerus oleh perkembangan zaman dan dominasi obat-obatan modern.

“Pengetahuan tanaman obat tradisional merupakan warisan leluhur yang selama ini diturunkan secara lisan dan melalui praktik langsung dalam kehidupan masyarakat. Jika tidak dikenalkan sejak dini kepada generasi muda, pengetahuan ini berpotensi hilang,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kegiatan sosialisasi dilakukan melalui penyampaian materi, diskusi, serta pengenalan langsung jenis-jenis tanaman obat tradisional Samuda. Para siswa mendapatkan pemahaman mengenai fungsi, cara pemanfaatan, serta potensi tanaman obat sebagai alternatif pengobatan tradisional yang aman dan berbasis kearifan lokal.

Selain itu, siswa juga diajak memahami pentingnya pelestarian tanaman obat tradisional sebagai bagian dari identitas budaya masyarakat Kalimantan Tengah. Dalam sosialisasi tersebut ditegaskan bahwa generasi muda memiliki peran penting sebagai agen pelestari budaya.

Dengan memahami manfaat tanaman obat tradisional sejak di bangku sekolah, diharapkan para pelajar dapat meneruskan pengetahuan tersebut kepada generasi berikutnya. Pengetahuan budaya lokal, termasuk tanaman obat tradisional Samuda, dinilai relevan untuk disampaikan melalui pendidikan formal.

Melalui kegiatan ini, para dosen berharap siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkan pemanfaatan tanaman obat tradisional dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami berharap ke depan siswa dapat menggunakan tanaman obat tradisional sebagai pilihan pengobatan ringan, sehingga tidak selalu bergantung pada obat-obatan kimia,” tambah Rezky.

Dosen Pendidikan Biologi FKIP UMPR berharap kegiatan sosialisasi ini dapat memberikan dampak luas bagi masyarakat, khususnya dalam membangun kesadaran generasi muda akan pentingnya gaya hidup sehat yang selaras dengan pelestarian budaya lokal. Dengan demikian, tanaman obat tradisional Samuda diharapkan tetap lestari dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kalimantan Tengah di masa mendatang. (Red)

Edy Pratowo Resmikan Kantor Golkar Barito Selatan, Dorong Jadi Rumah Aspirasi

Peresmian Kantor Sekretariat DPD Partai Golkar Barito Selatan menjadi bagian dari penguatan infrastruktur organisasi menjelang Musda XI sekaligus diharapkan meningkatkan pelayanan kepada kader dan masyarakat.

Transformasi Digital Pendidikan: Ratusan Siswa Kalteng Ikuti Pembelajaran Hybrid Koding dan AI

“Kita ingin anak-anak di Kalteng tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menciptakan teknologi. Koding dan AI adalah keterampilan masa depan yang harus kita tanamkan sejak sekarang”

DPR Minta Restorasi Ekologis Bekas Lahan Pertambangan Harus Jadi Prioritas Nasional

“Restorasi ekologis bukan sekadar menutup lubang bekas tambang atau menanam pohon. Yang kita butuhkan adalah pemulihan fungsi ekologis, air, tanah, vegetasi, dan keanekaragaman hayati yang benar-benar hidup kembali”

Harga Emas Masuk Area Jenuh Beli, Volatilitas Berpotensi Naik

“Harga emas ini sudah berada di level jenuh overbought. Namun, di sisi lain bank sentral masih terus melakukan pembelian”

Mukhtarudin Gandeng GMKI Siapkan SDM Hadapi Bonus Demografi

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin menerima audiensi Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia di Kantor Kementerian P2MI, Jakarta, Senin (4/5/2026).

Pemko Palangka Raya Dorong Pengembangan Produk Unggulan untuk Perkuat Ekonomi Palangka Raya

“Hambatan yang sering kita temui antara lain kurangnya data yang terintegrasi, minimnya sinergi antar lembaga, serta rendahnya pemahaman masyarakat dan pelaku usaha terhadap potensi lokal. Di sisi lain, keterbatasan infrastruktur dan teknologi juga membatasi pengolahan serta pemasaran produk unggulan daerah”

GPM Serentak Digelar, Pemprov Kalteng Jaga Stabilitas Harga Jelang Ramadan dan HBKN 2026

“Melalui Gerakan Pangan Murah ini, pemerintah hadir untuk memastikan masyarakat dapat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Ada subsidi yang diberikan, berkisar antara Rp2.000 hingga Rp10.000 per komoditas”

Fairid Naparin: Hari Jadi ke-60 Momentum Bangun Budaya Perubahan

“Kita harus menjadikan momen peringatan hari jadi ini sebagai titik tolak lahirnya budaya perubahan. Kita harus terus berubah untuk menjadi lebih baik, bahkan menjadi yang terbaik”

Menteri Mukhtarudin Pastikan Korban TPPO Asal Barito Selatan Segera Dipulangkan

Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) mempercepat repatriasi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) asal Kabupaten Barito Selatan dengan menanggung seluruh proses pemulangan, pendampingan, hingga pengantaran ke rumah keluarga sebagai bagian dari penguatan pelindungan pekerja migran.

Pemkot Palangka Raya Paparkan Konsep Waterfront City ke KSP

“Program waterfront city ini mencakup wilayah Pahandut, Pelabuhan Rambang, Flamboyan, hingga Puntun"

Popular Articles