spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Wabup Mempawah: Program Cetak Sawah Strategis untuk Ketahanan Pangan, Tetap Perhatikan Aspek Lingkungan

Mempawah | EnterKal — Wakil Bupati Mempawah Juli Suryadi Burdadi menegaskan bahwa program cetak sawah memiliki nilai strategis dalam meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah. Namun, pelaksanaannya harus tetap memperhatikan aturan serta aspek lingkungan hidup.

Hal tersebut disampaikan Juli saat menghadiri secara daring Rapat Evaluasi Penyusunan Dokumen Lingkungan untuk Kegiatan Cetak Sawah Tahun Anggaran 2026, Selasa (10/3/2026), dari Mempawah Command Center.

Menurutnya, tahapan evaluasi dokumen lingkungan menjadi langkah penting agar seluruh aspek legalitas maupun teknis terkait dampak lingkungan dapat terpenuhi sebelum kegiatan di lapangan dimulai.

“Program cetak sawah ini merupakan bagian penting dalam memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Mempawah,” ujarnya.

Juli menilai proses evaluasi tersebut merupakan langkah strategis pemerintah daerah untuk memastikan setiap program pembangunan, khususnya di sektor pertanian, tetap berjalan sejalan dengan prinsip pelestarian lingkungan hidup.

Ia juga menekankan pentingnya akurasi dan validitas dalam penyusunan dokumen lingkungan, karena dokumen tersebut bukan sekadar persyaratan administratif, tetapi menjadi instrumen penting dalam meminimalkan dampak negatif terhadap ekosistem.

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Mempawah mengapresiasi terjalinnya koordinasi lintas sektor dengan baik, meskipun rapat ini hanya dilaksanakan secara virtual,” tuturnya.

Wajib Penuhi Dokumen Lingkungan

Juli menjelaskan bahwa sebelum program cetak sawah dilaksanakan, setiap lokasi yang diusulkan wajib memenuhi sejumlah persyaratan dokumen lingkungan.

“Syarat dimaksud diantaranya, penyusunan dokumen Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UKL-UPL), serta Surat Pernyataan Kesanggupan Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan Hidup (SPPL) yang diterbitkan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mempawah,” katanya.

Selain itu, lahan yang akan dijadikan sawah baru juga harus memperoleh rekomendasi dari Dinas Penataan Ruang dan Pertanahan Kabupaten Mempawah.

Rekomendasi tersebut memastikan bahwa lokasi yang diusulkan tidak berada di kawasan hutan, melainkan berada di kawasan budidaya atau areal penggunaan lain (APL) yang diperbolehkan untuk kegiatan pertanian.

“Lahan yang diusulkan harus benar-benar berada pada kawasan yang sesuai dengan peruntukannya. Hal ini penting agar program cetak sawah dapat berjalan tanpa menimbulkan persoalan hukum maupun lingkungan di kemudian hari,” tambahnya.

Juli berharap proses evaluasi dokumen lingkungan dapat segera diselesaikan sehingga target perluasan lahan pertanian melalui program cetak sawah Tahun Anggaran 2026 dapat terealisasi sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Ia menambahkan bahwa Kementerian Pertanian Republik Indonesia juga mendorong pemerintah daerah untuk segera menuntaskan dokumen yang diperlukan dalam pembangunan sawah baru.

“Kementerian Pertanian Republik Indonesia juga mendorong seluruh pemerintah daerah untuk segera menuntaskan dokumen yang diperlukan dalam pembangunan sawah baru, sehingga program perluasan lahan pertanian dapat berjalan tepat waktu dan mendukung peningkatan produksi pangan nasional,” pungkasnya. (Red)

Bahlil Pastikan Harga BBM dan Elpiji Subsidi Tak Naik

Pemerintah menegaskan harga BBM subsidi dan elpiji tetap dipertahankan meski tekanan krisis energi global meningkat

Fairid Tetapkan Tiga Pilar Reformasi Birokrasi Palangka Raya

Pemerintah Kota Palangka Raya menyiapkan strategi penguatan tata kelola pemerintahan melalui tiga pilar utama yang mencakup pencegahan korupsi, peningkatan kualitas pelayanan publik, dan pembangunan budaya kerja berintegritas.

DLH Bartim Klarifikasi Pengawalan Perusahaan Saat Kunjungan Wabup ke Tambang

“Kronologinya sudah kami komunikasikan sejak awal Januari dengan Komisi III DPRD. Namun karena jadwal yang padat, akhirnya disepakati kunjungan lapangan dilakukan pada 30 Januari”

Hotspot Karhutla di Kalbar Meningkat, Kemenhut Perkuat Kesiapsiagaan

Kementerian Kehutanan (Kemenhut) mencatat peningkatan jumlah titik panas (hotspot) dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat di tengah ancaman fenomena El Nino pada 2026.

Fairid Ajak Warga Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Partisipasi masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam menghasilkan data ekonomi yang akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan dan pemberdayaan ekonomi di masa depan.

Kebakaran Hebat di Kuala Pembuang II, Bupati Seruyan Salurkan Bantuan untuk Korban

“Berdasarkan laporan dari Dinas Sosial dan BPBD, bantuan logistik telah kami salurkan untuk meringankan beban para korban. Ini merupakan wujud kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang tertimpa musibah”

Pemkab Bartim Maksimalkan PAD Melalui Optimalisasi Aset Daerah

“Sudah saatnya kita peduli dengan aset-aset Pemkab. Legalitas kepemilikan harus dijaga dan dapat dikerjasamakan dengan pihak ketiga melalui mekanisme sewa barang milik daerah. Hal ini akan mengurangi beban pemeliharaan APBD sekaligus meningkatkan PAD untuk pembangunan daerah"

Bupati Ahmad Rifa’i Tinjau Lahan Sekolah Rakyat di Pulang Pisau, Dukung Langsung Program Presiden Prabowo

“Lokasi lahan ini sudah clear and clean dan siap untuk dibangun. Lahan disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau, sementara desain dan pembangunan sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah pusat”

Harga Solar Tembus Rp26 Ribu, Nelayan Karangsong Setop Melaut

Aktivitas perikanan di Pelabuhan Karangsong, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, lumpuh akibat lonjakan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis solar nonsubsidi yang mencapai Rp26.000 per liter.

Pemko Sambut Rute Baru Wings Air, Palangka Raya Terhubung Muara Teweh–Sampit–Banjarmasin Mulai Maret 2026

Pemerintah Kota Palangka Raya menyambut positif rencana pembukaan rute penerbangan baru yang akan menghubungkan Palangka Raya dengan Muara Teweh, Sampit, dan Banjarmasin mulai Maret 2026. Rute tersebut direncanakan dilayani Wings Air melalui Bandara Tjilik Riwut sebagai bagian dari penguatan konektivitas antarkota di Pulau Kalimantan.

Popular Articles