Palangka Raya | EnterKal – Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin menghadiri penyerahan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2025 unaudited di Kantor BPK Perwakilan Provinsi Kalimantan Tengah, Selasa (7/4/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Perwakilan BPK Provinsi Kalimantan Tengah, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Palangka Raya, Inspektur Kota Palangka Raya, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Fairid menegaskan penyampaian LKPD merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel.
Target Pertahankan Opini WTP
Fairid mengatakan Pemerintah Kota Palangka Raya terus berupaya meningkatkan kualitas laporan keuangan agar sesuai dengan standar yang ditetapkan.
“Tentu tujuan akhir yang diharapkan dapat membuahkan hasil yang positif, yakni diraihnya kembali opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) sebagai bukti nyata akuntabilitas publik Pemerintah Kota Palangka Raya,” ujarnya.
Menurutnya, capaian opini WTP tidak hanya menjadi indikator administratif, tetapi juga mencerminkan kualitas pengelolaan keuangan daerah yang baik dan bertanggung jawab.
LKPD Disebut Bentuk Pertanggungjawaban Publik
Fairid menambahkan, penyusunan dan penyampaian LKPD bukan sekadar memenuhi kewajiban administratif semata.
Ia menilai laporan keuangan merupakan bentuk pertanggungjawaban pemerintah terhadap penggunaan anggaran publik agar tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kami berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan dan penyempurnaan dalam setiap prosesnya,” kata Fairid.
Apresiasi Peran BPK
Pada kesempatan tersebut, Fairid juga menyampaikan apresiasi kepada BPK Perwakilan Provinsi Kalimantan Tengah yang selama ini memberikan bimbingan dan pendampingan kepada Pemerintah Kota Palangka Raya.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan BPK menjadi faktor penting dalam menciptakan pengelolaan keuangan yang transparan, akuntabel, dan berintegritas.
“Sinergi yang baik antara pemerintah daerah dan BPK menjadi kunci dalam menciptakan pengelolaan keuangan yang transparan, akuntabel dan berintegritas,” pungkasnya. (Red)





