spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Fairid Buka MTQH ke-45, Perkuat Syiar Islam dan Seleksi Kafilah Terbaik

Musabaqah Tilawatil Qur'an dan Hadits (MTQH) ke-45 menjadi momentum memperkuat syiar Islam, membina generasi Qurani, sekaligus menyeleksi kafilah terbaik yang akan mewakili Kota Palangka Raya pada tingkat Provinsi Kalimantan Tengah.

Palangka Raya | EnterKal – Pemerintah Kota Palangka Raya resmi menggelar Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) ke-45 Tingkat Kota Palangka Raya Tahun 2026 sebagai upaya memperkuat syiar Islam sekaligus menyiapkan kafilah terbaik menuju MTQH Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah. Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, di Aula Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Jumat (31/7/2026).

MTQH ke-45 diikuti kafilah dari lima kecamatan se-Kota Palangka Raya dan berlangsung selama empat hari, mulai 31 Juli hingga 3 Agustus 2026. Berbagai cabang lomba dipertandingkan untuk menjaring qari, qariah, hafiz, hafizah, serta peserta terbaik pada setiap kategori.

MTQH Perkuat Syiar Islam

Dalam sambutannya, Fairid Naparin menegaskan bahwa MTQH tidak hanya dimaknai sebagai ajang kompetisi, tetapi memiliki peran strategis dalam membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dan Hadits di tengah masyarakat.

“Melalui MTQH ini, kita berharap lahir qari, qariah, hafiz, hafizah, serta generasi muda yang tidak hanya mampu berprestasi di arena musabaqah, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dan Hadits dalam kehidupan sehari-hari,” kata Fairid.

Menurutnya, keberhasilan MTQH tidak hanya diukur dari raihan prestasi peserta, tetapi juga dari sejauh mana kegiatan tersebut mampu memperkuat ukhuwah Islamiyah, membangun karakter generasi muda, serta menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an dan Hadits.

Fairid juga mengajak seluruh peserta menjadikan MTQH sebagai momentum meningkatkan kualitas diri, menjunjung tinggi sportivitas, serta mempererat persaudaraan antarkafilah dari seluruh kecamatan.

Seleksi Menuju MTQH Provinsi

Selain sebagai syiar keagamaan, MTQH ke-45 juga menjadi bagian penting dari proses pembinaan dan seleksi peserta terbaik yang akan mewakili Kota Palangka Raya pada MTQH Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah.

Melalui kompetisi ini, Pemerintah Kota Palangka Raya bersama Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) berupaya menjaring peserta yang memiliki kemampuan terbaik pada setiap cabang perlombaan sehingga mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.

Pemerintah Kota Palangka Raya berharap penyelenggaraan MTQH semakin memperkuat semangat masyarakat dalam mempelajari, mencintai, serta mengamalkan Al-Qur’an dan Hadits sebagai pedoman kehidupan, sekaligus melahirkan generasi Qurani yang berakhlak mulia dan mampu mengharumkan nama daerah di tingkat Provinsi Kalimantan Tengah.

Pembukaan MTQH ke-45 turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), anggota DPRD Kota Palangka Raya, tokoh agama, jajaran instansi vertikal, kepala perangkat daerah, Ketua LPTQ Kota Palangka Raya, serta ratusan kafilah dari lima kecamatan. (Red)

Fairid Naparin Kukuhkan FPRB 2025–2030 dan Buka Workshop Karhutla di Palangka Raya

“FPRB Kota Palangka Raya dibentuk untuk menjadi mitra utama pemerintah dalam menyusun langkah-langkah mitigasi bencana yang tepat sasaran. Ini adalah bagian dari upaya kita untuk memastikan bahwa setiap risiko bencana dapat dihadapi dengan persiapan yang matang”

Pemkab Lamandau Tetapkan Tiga Fokus Utama Pembangunan 2026: Pendidikan, Kesehatan, dan Infrastruktur

“Kami berterima kasih kepada semua fraksi yang telah memberikan masukan terhadap Ranperda APBD Tahun Anggaran 2026. Ini sangat penting untuk penyempurnaan dokumen perencanaan kita"

Bupati Seruyan Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah ke-XXIX: Tegaskan Komitmen Menuju Indonesia Emas 2045

“Tema ini merupakan refleksi atas pentingnya hubungan yang harmonis dan konstruktif antara pemerintah pusat dan daerah dalam menyongsong masa depan Indonesia”

Desa Bagok Wakili Barito Timur pada Penilaian Percontohan Desa Antikorupsi 2025

“Desa memiliki peran sentral dalam mewujudkan pemerintahan yang bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme"

DLH Palangka Raya Ingatkan Pengelolaan Limbah Program MBG

Selain memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis diharapkan menerapkan pengelolaan limbah yang baik agar tidak menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan.

Pemprov Kalteng–BI Perkuat Sinergi, Dorong Laporan TPID Berbasis Data dan Strategi Adaptif

“TPID memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan stabilitas harga, khususnya pada komoditas pangan strategis yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat. Tantangan pengendalian inflasi ke depan semakin dinamis, baik akibat fluktuasi harga komoditas global, perubahan iklim, maupun dinamika geopolitik”

Disdik Palangka Raya Siapkan Kepala Sekolah Berkualitas Melalui Pelatihan BCKS

Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya menggelar Pelatihan dan Pembekalan Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) sebagai upaya menyiapkan pemimpin pendidikan yang profesional, inovatif, dan mampu menjawab tantangan transformasi digital di dunia pendidikan.

Wali Kota Fairid Tinjau Lokasi Kebakaran di Pahandut, Pemko Palangka Raya Siapkan Bantuan bagi Korban

Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin meninjau langsung lokasi kebakaran yang melanda permukiman warga di Jalan Dr. Murjani, Gang Suka Maju, Kecamatan Pahandut, Jumat (13/3/2026). Dalam kunjungan tersebut, Fairid berdialog dengan warga terdampak sekaligus memastikan langkah penanganan pascakebakaran berjalan dengan baik.

Silaturahmi Ramadan di Sekadau, Gubernur Ria Norsan Perkuat Sinergi dan Serahkan Bantuan Sosial

Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menghadiri kegiatan Silaturahmi Ramadan yang digelar Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat di Masjid Agung Sultan Anum, Kabupaten Sekadau, Selasa (24/2/2026). Kegiatan tersebut dirangkai dengan bakti sosial sebagai bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat.

DPRD Dorong Kebijakan Lingkungan Berbasis Riset di Palangka Raya

“Permasalahan lingkungan ini membutuhkan sentuhan keilmuan agar penanganannya tepat sasaran. Akademisi memiliki kapasitas untuk mengidentifikasi akar persoalan secara objektif dan merumuskan solusi jangka panjang”

Popular Articles