Palangka Raya | EnterKal – Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya terus memperkuat upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor pendidikan melalui program Pelatihan dan Pembekalan bagi Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS).
Program tersebut menjadi langkah strategis untuk memastikan keberlanjutan kepemimpinan yang berkualitas di setiap satuan pendidikan sekaligus menyiapkan calon kepala sekolah yang memenuhi standar mutu nasional.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Jayani mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari proses kaderisasi pemimpin sekolah yang dilakukan secara terencana dan berkelanjutan.
“Melalui pelatihan ini, kami ingin memastikan tersedianya calon kepala sekolah yang memiliki kompetensi kepemimpinan, kemampuan manajerial, serta visi yang kuat untuk memajukan dunia pendidikan,” ujarnya, Rabu (17/6/2026).
Digelar Selama 10 Hari Sistem Asrama
Pelatihan dan pembekalan BCKS dilaksanakan selama 10 hari dengan sistem asrama di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kalimantan Tengah.
Metode tersebut dipilih untuk membangun kedisiplinan peserta, memperkuat kerja sama, serta mengembangkan kemampuan kepemimpinan dalam lingkungan yang kondusif dan terfokus.
Selain mengikuti berbagai materi pembelajaran, peserta juga menjalani proses evaluasi secara menyeluruh guna mengukur kesiapan mereka dalam memimpin satuan pendidikan di masa mendatang.
Sebagai bentuk apresiasi, panitia turut memberikan penghargaan kepada peserta dengan kinerja terbaik yang menunjukkan dedikasi, kedisiplinan, serta komitmen tinggi selama mengikuti kegiatan.
Dibekali Manajemen Sekolah hingga Pengembangan Kurikulum
Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan berbagai materi strategis yang berkaitan dengan tugas dan tanggung jawab kepala sekolah.
Materi yang diberikan meliputi kepemimpinan pendidikan, tata kelola sekolah, pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel, hingga strategi pengembangan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan zaman.
Tidak hanya itu, peserta juga mengikuti simulasi penyelesaian masalah yang dirancang untuk menguji kemampuan pengambilan keputusan serta membangun kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan pendidikan.
Kepala Sekolah Harus Adaptif terhadap Transformasi Digital
Jayani menegaskan bahwa kepala sekolah saat ini dituntut tidak hanya memiliki kemampuan administratif, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang mendorong inovasi di lingkungan sekolah.
Menurutnya, perkembangan teknologi dan transformasi digital harus menjadi perhatian utama dalam pengelolaan pendidikan modern.
“Kepala sekolah harus menjadi lokomotif perubahan. Melalui pelatihan ini, kami pastikan para kandidat memahami tata kelola yang baik, mampu melahirkan inovasi, serta mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran sekaligus memperkuat pembentukan karakter siswa,” tegasnya.
Cetak Pemimpin Sekolah yang Progresif
Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya berharap pelatihan tersebut mampu melahirkan kepala sekolah yang progresif, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan.
Para peserta yang nantinya dipercaya memimpin sekolah diharapkan mampu meningkatkan daya saing satuan pendidikan, mendorong pencapaian akreditasi unggul, serta menjadi motor penggerak bagi guru dalam menghadirkan proses pembelajaran yang berkualitas.
Dengan kaderisasi yang sistematis, Pemerintah Kota Palangka Raya optimistis kualitas pendidikan daerah akan terus meningkat seiring hadirnya pemimpin-pemimpin sekolah yang profesional dan visioner. (Red)





