spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

KAWAL HIBAH KALTIM Dorong Pengelolaan Hibah Lebih Transparan

Pemprov Kaltim menyiapkan sistem pengendalian hibah yang lebih terpadu, berbasis risiko, dan terdigitalisasi untuk memperkuat akuntabilitas serta memastikan bantuan tepat sasaran.

Samarinda | EnterKal – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memperkuat tata kelola bantuan hibah melalui KAWAL HIBAH KALTIM, sebuah sistem pengendalian, pengawalan, dan evaluasi terpadu yang diarahkan untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta ketepatan sasaran penyaluran hibah.

Penguatan tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Pengendalian, Pengawalan, dan Evaluasi Terpadu Pelaksanaan Hibah Kalimantan Timur (KAWAL HIBAH KALTIM) Tahun 2026 yang digelar Biro Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Kaltim di Samarinda, Rabu (12/8/2026).

Rakor dibuka Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Kaltim Dasmiah dan dilanjutkan dengan pemaparan KAWAL HIBAH KALTIM oleh Kepala Bagian Bina Mental Spiritual Biro Kesra Setda Provinsi Kaltim Muhammad Hamsani. Kegiatan tersebut juga menghadirkan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) sebagai narasumber untuk memperkuat pemahaman mengenai pengendalian dan tata kelola bantuan hibah.

Pengendalian Hibah Tak Lagi Parsial

Dasmiah menekankan perlunya sistem pengendalian hibah yang tidak berjalan sendiri-sendiri di masing-masing perangkat daerah. Menurutnya, pengawasan harus dilakukan secara terpadu dan melibatkan berbagai perangkat daerah agar pengelolaan hibah semakin efektif.

Hibah merupakan salah satu instrumen strategis Pemprov Kaltim dalam mendukung pembangunan daerah dan pelayanan masyarakat, termasuk pembinaan keagamaan, pendidikan, sosial, kepemudaan, olahraga, hingga pemberdayaan masyarakat.

Besarnya anggaran hibah setiap tahun membuat aspek transparansi, akuntabilitas, ketepatan sasaran, dan pertanggungjawaban menjadi semakin penting.

Dalam evaluasi tata kelola, masih terdapat sejumlah aspek yang perlu diperkuat. Di antaranya belum terbentuknya tim lintas perangkat daerah khusus untuk pengendalian hibah, monitoring yang belum terintegrasi, standar operasional monitoring dan evaluasi yang belum seragam, belum tersedianya dashboard pengendalian hibah, serta mekanisme evaluasi berbasis risiko yang belum optimal.

Regulasi dan Digitalisasi Jadi Perhatian

Pemprov Kaltim juga melihat perlunya penyempurnaan regulasi pengelolaan hibah. Peraturan Gubernur Kalimantan Timur Nomor 23 Tahun 2021 dinilai masih perlu diperkuat, terutama dalam mengintegrasikan proses perencanaan melalui SIPD RI, monitoring berbasis risiko, kolaborasi lintas perangkat daerah, digitalisasi pelaporan, hingga evaluasi pascapenyaluran.

Melalui KAWAL HIBAH KALTIM, pemerintah daerah mendorong terbentuknya mekanisme pengendalian yang lebih terintegrasi. Salah satu langkah yang diusulkan adalah pembentukan Tim Kolaborasi Pengendalian Hibah Kalimantan Timur melalui Keputusan Gubernur Kalimantan Timur.

Tim tersebut diharapkan mampu memperkuat koordinasi antarperangkat daerah, mengurangi potensi temuan pemeriksaan, serta meningkatkan akuntabilitas pengelolaan bantuan hibah.

Monitoring Berbasis Risiko

Muhammad Hamsani menjelaskan, penguatan KAWAL HIBAH KALTIM juga diarahkan pada penyusunan petunjuk teknis monitoring dan evaluasi hibah.

Ruang lingkupnya mencakup monitoring administrasi, pemeriksaan fisik dan keuangan, penyusunan format laporan baku, digitalisasi pelaporan, serta penyusunan rekomendasi tindak lanjut.

Dengan mekanisme tersebut, pengelolaan hibah akan dikawal sejak tahap perencanaan, pelaksanaan dan penyaluran, hingga monitoring, evaluasi, serta pelaporan.

Pada tahap perencanaan, seluruh usulan hibah diarahkan terintegrasi dalam SIPD RI dan diselaraskan dengan RKPD serta Renstra perangkat daerah. Usulan juga diharapkan berbasis pada prioritas pembangunan daerah.

Sementara itu, monitoring dan evaluasi tidak hanya dilakukan secara berkala, tetapi diarahkan menggunakan pendekatan berbasis risiko dengan mengukur output, outcome, serta manfaat yang diterima masyarakat.

Dorong Hibah Lebih Tepat Sasaran

Pengendalian yang terintegrasi diharapkan dapat memastikan bantuan hibah Pemerintah Provinsi Kaltim dikelola secara lebih tertib, transparan, dan akuntabel.

Lebih dari sekadar memastikan kelengkapan administrasi, sistem tersebut diarahkan untuk mengukur sejauh mana hibah memberikan manfaat dan mendukung tujuan pembangunan daerah.

KAWAL HIBAH KALTIM menjadi bagian dari upaya Pemprov Kaltim memperkuat tata kelola pemerintahan melalui sistem pengelolaan hibah yang terintegrasi, kolaboratif, berbasis risiko, dan didukung teknologi informasi.

Dengan penguatan tersebut, pemerintah berharap penyaluran hibah tidak hanya memenuhi aspek pertanggungjawaban administratif, tetapi juga benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (Red)

Puskesmas Kayon Direhabilitasi dan Naik Status Jadi Layanan 24 Jam, Fairid Respons Overload Pasien

Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin memastikan Puskesmas Kayon akan direhabilitasi dan ditingkatkan fasilitasnya pada 2026 menjadi layanan kesehatan 24 jam yang dilengkapi fasilitas rawat inap.

Bupati Lamandau Tekankan Disiplin ASN Pasca Libur Lebaran

Pemerintah Kabupaten Lamandau menegaskan komitmennya menjaga kualitas pelayanan publik tetap optimal usai libur panjang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah dan Nyepi. Hal ini disampaikan Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, terkait kesiapan aparatur kembali menjalankan tugas, Rabu (25/3/2026).

Pemerintah Luncurkan KUR Penempatan Pekerja Migran 2026, Suku Bunga 6 Persen dan Plafon Hingga Rp100 Juta

Pemerintah melalui Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) resmi meluncurkan Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Penempatan Pekerja Migran Indonesia Tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pembiayaan bagi calon pekerja migran.

AMPI Sukamara Sukses Gelar Turnamen PES PS4, Anak FIFA Raih Juara Pertama

Turnamen E-Sport PES PS4 2vs2 dalam rangka HUT Ke-48 AMPI resmi berakhir dengan Tim Anak FIFA keluar sebagai juara. Kompetisi yang diikuti 32 tim ini menjadi ruang pembinaan, silaturahmi, dan pengembangan potensi generasi muda di Kabupaten Sukamara.

Adela Kanasya Adies Resmi Dilantik Jadi Anggota DPR RI

Politikus Partai Golkar itu menggantikan Adies Kadir yang kini menjabat hakim konstitusi

Pemkab Lamandau Tetapkan Tiga Fokus Utama Pembangunan 2026: Pendidikan, Kesehatan, dan Infrastruktur

“Kami berterima kasih kepada semua fraksi yang telah memberikan masukan terhadap Ranperda APBD Tahun Anggaran 2026. Ini sangat penting untuk penyempurnaan dokumen perencanaan kita"

Wali Kota Fairid Tegaskan Peran Strategis PGRI dalam Transformasi Pendidikan

“PGRI adalah garda terdepan dalam mengawal kebijakan pendidikan yang adil dan berkelanjutan. Perannya sangat vital, bukan hanya dalam mengajar, tapi juga membentuk karakter dan menjadi agen perubahan di masyarakat"

Palangka Raya Sumbang Tujuh Emas, Jadi Kekuatan Utama Kalteng di Pesparawi Nasional

Kontingen Kota Palangka Raya menjadi kontributor terbesar bagi prestasi Kalimantan Tengah di Pesparawi Nasional XIV dengan menyumbangkan tujuh dari total 11 medali emas yang diraih provinsi tersebut.

Syukuran dan Donor Darah Warnai Peringatan Hari Bhayangkara ke-79 di Seruyan

“Donor darah tidak hanya menyehatkan tubuh, tapi juga menyelamatkan nyawa. Ini adalah wujud nyata kolaborasi dan kepedulian antar elemen daerah”

Presiden RI Sumbang Sapi Kurban ke Masjid Kubah Kecubung Palangka Raya, Wujud Kepedulian untuk Masyarakat

“Kami, atas nama Pemerintah Kota Palangka Raya dan seluruh masyarakat, menyampaikan terima kasih atas perhatian Presiden RI kepada umat Muslim di kota ini. Bantuan ini sangat bermakna dan menjadi wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat"

Popular Articles