spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Agustiar Sabran Temui Massa Aksi, Bahas Percepatan Penanganan Karhutla

Gubernur Agustiar Sabran membuka dialog dengan massa aksi dan memaparkan dukungan 100 mobil pemadam, 10 ekskavator, serta 205 mesin pompa untuk memperkuat penanganan karhutla.

PALANGKA RAYA | EnterKal – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran mengajak masyarakat ikut mengawal penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), termasuk memastikan langkah pemerintah menghadapi kebakaran dan dampak kabut asap berjalan optimal.

Ajakan itu disampaikan Agustiar saat menemui puluhan massa aksi dari Aliansi Masyarakat Kalimantan Tengah Melawan di halaman Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Palangka Raya, Selasa (1/9/2026) sore.

Menurut Agustiar, penanganan karhutla membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Karena itu, kritik dan aspirasi masyarakat dinilai perlu diikuti dengan pengawalan bersama terhadap upaya penanganan di lapangan.

“Kalau persoalan ini diserahkan kepada kami, tentu banyak faktor yang harus kami hadapi. Karena itu, ayo kita sama-sama mendorong dan mengawal upaya penanganannya. Saya justru menyukai kritik dan masukan seperti ini. Jangan dikira saya tidak suka, saya bangga,” kata Agustiar.

Gubernur Kalteng Tegaskan Tak Akan Menyerah

Agustiar menegaskan pemerintah akan terus menghadapi tantangan penanganan karhutla meskipun Kalimantan Tengah memiliki wilayah yang luas dan kondisi geografis yang menjadi tantangan tersendiri dalam penanggulangan bencana.

“Saya harus maju. Saya tidak boleh menyerah. Ayo kita sama-sama bahu-membahu menjaga Kalimantan Tengah,” tegasnya.

Di sisi lain, pemerintah provinsi menyebut dukungan sarana dan prasarana untuk penanganan karhutla telah tersedia. Dukungan dari pemerintah pusat mencakup tambahan armada pemadam kebakaran, alat berat, mesin pompa, serta berbagai peralatan pendukung lainnya.

“Bantuan-bantuan lainnya ada 100 mobil pemadam kebakaran, 10 unit ekskavator, 205 unit mesin pompa dan peralatan pelengkap lainnya,” ungkapnya.

Fokus pada Operasional Peralatan dan SDM

Agustiar menyebut ketersediaan peralatan dan sumber daya manusia secara teknis telah tersedia di lapangan. Tantangan berikutnya adalah memastikan seluruh sarana dan personel dapat beroperasi secara maksimal.

Pemerintah juga berfokus pada kelancaran kebutuhan pendukung operasi, termasuk distribusi bahan bakar dan logistik lainnya.

“Peralatan dan SDM sudah tersedia. Tinggal bagaimana kita mendorong pelaksanaannya bersama-sama. Pemerintah tentu akan terus memikirkan dan mengupayakannya,” jelasnya.

Enam Tuntutan Massa Aksi

Pertemuan terbuka tersebut menjadi ruang dialog antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan masyarakat. Massa aksi menyampaikan aspirasi mengenai percepatan penanganan karhutla, dampak kabut asap terhadap kesehatan, transparansi pengelolaan anggaran bencana, serta keterlibatan masyarakat dalam pengawasan kebijakan pemerintah.

Koordinator Lapangan Aliansi Masyarakat Kalimantan Tengah Melawan Dida Paramida membacakan enam tuntutan kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.

Tuntutan tersebut meliputi percepatan penanganan karhutla, perlindungan terhadap masyarakat adat dan peladang, pelaksanaan riset mitigasi bencana, perhatian terhadap fasilitas relawan, keterbukaan anggaran bencana, serta pertemuan lanjutan bersama aliansi.

Selain persoalan penanganan api, massa juga menyoroti dampak kabut asap terhadap kesehatan masyarakat. Salah satu perwakilan massa aksi menilai persoalan karhutla perlu dilihat dari dampak asap yang ditimbulkannya.

“Permasalahan utama bukan hanya apinya, tetapi asap yang menjadi dampak bagi masyarakat. Karena itu penanganan harus dilakukan secepat mungkin,” ujarnya.

Pengawasan Bersama Jadi Bagian Penanganan

Agustiar berharap kritik, saran, dan masukan masyarakat terus disampaikan secara konstruktif sebagai bentuk kepedulian terhadap daerah.

Keterlibatan masyarakat, menurutnya, menjadi bagian penting untuk memperkuat pengawasan sekaligus memastikan upaya penanganan karhutla berjalan secara optimal.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memastikan aspirasi Aliansi Masyarakat Kalimantan Tengah Melawan menjadi perhatian dan akan ditindaklanjuti sesuai kewenangan.

Dialog tersebut sekaligus menempatkan sinergi pemerintah dan masyarakat sebagai bagian dari upaya mempercepat penanganan karhutla serta melindungi lingkungan dan kesehatan masyarakat di Kalimantan Tengah. (Red)

Reses DPRD Soroti Jalan Rusak dan Kekurangan Guru di Menteng

Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Subandi, menyoroti persoalan infrastruktur jalan dan keterbatasan tenaga pengajar saat reses Daerah Pemilihan (Dapil) II di Kelurahan Menteng, Palangka Raya, Jumat (10/4/2026).

Fairid Dorong Skema KPDBU untuk Percepat Pembangunan Infrastruktur Palangka Raya

Pemerintah Kota Palangka Raya mulai memperkuat kesiapan pengembangan proyek infrastruktur melalui skema pembiayaan kolaboratif dan berkelanjutan

Kalteng Bukukan Investasi Rp7,16 Triliun di Kuartal I/2025, Tumbuh 72 Persen YoY

“Dibandingkan triwulan keempat 2024, realisasi investasi tumbuh signifikan 43,50 persen dari sebelumnya Rp4,98 triliun”

BI Rate Naik, Saham Big Banks Diproyeksi Kembali Dilirik Asing

Stabilitas rupiah dinilai dapat memulihkan sentimen investor terhadap saham perbankan berkapitalisasi besar

Fairid: Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Adalah Investasi Perlindungan

Wali Kota Palangka Raya menegaskan pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja sektor informal dan relawan berisiko tinggi sebagai bentuk kehadiran negara dalam memberikan rasa aman dan kepastian perlindungan.

Pemprov Kalteng Gelar Anjangsana ke Panti Asuhan

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menggelar kegiatan anjangsana ke sejumlah panti asuhan di Kota Palangka Raya dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah, Rabu (6/5/2026).

DPP Golkar Resmi Tunda Musda XI Golkar Kalteng, Jadwal Baru Menunggu Penetapan

“Insya Allah dijadwalkan ulang. Karena beliau kan Menteri, ya ada kesibukan. Kadang jadwalnya padat di akhir pekan”

Wagub: BAZNAS Mitra Strategis Kurangi Kesenjangan dan Perkuat Ekonomi Umat

Wakil Gubernur Kalimantan Tengah H. Edy Pratowo menegaskan bahwa amanah kepemimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bukan sekadar tugas administratif, melainkan tanggung jawab moral dan sosial yang besar dalam mengelola dana umat secara profesional dan akuntabel.

Gantikan Mukhtarudin, Bias Layar Resmi Dilantik DPR

“Demi Tuhan, saya berjanji akan memenuhi kewajiban saya sebagai anggota DPR dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan"

Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir, Pemkab Barsel Distribusikan Bantuan Sosial

Buntok - Penetapan status bencana banjir Kabupaten Barito Selatan...

Popular Articles