spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Mukhtarudin Kawal Program Listrik Desa 2025–2029, Pastikan Akses Merata Hingga Pelosok Negeri

Jakarta | EnterKal – Anggota Komisi XII DPR RI, Mukhtarudin, menegaskan komitmennya dalam mengawal Program Listrik Desa (Lisdes) 2025–2029 yang menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto. Program ini menargetkan elektrifikasi di 10.068 desa dan dusun, mencakup 780.000 rumah tangga dengan pembangunan pembangkit listrik berkapasitas total 394 megawatt (MW) di seluruh Indonesia.

“Ya, tentu kita dorong, guna mewujudkan keadilan sosial dan mendukung pembangunan ekonomi di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T),” ujar Mukhtarudin, Senin (2/6/2025).

Sebagai Sekretaris Fraksi Golkar DPR RI dan perwakilan dari Daerah Pemilihan Kalimantan Tengah, Mukhtarudin menyatakan akan memastikan program ini berjalan secara transparan, efektif, dan tepat sasaran. Ia juga menekankan pentingnya pengawasan terhadap alokasi anggaran sebesar Rp50 triliun agar tidak terjadi penyimpangan.

“Kami ingin memastikan setiap desa yang belum teraliri listrik mendapatkan haknya sesuai target 2029,” tegasnya.

Mukhtarudin juga menyoroti pentingnya sinergi antara PLN, Kementerian ESDM, dan pemerintah daerah dalam menghadapi tantangan geografis, seperti di Maluku Utara yang menjadi salah satu prioritas elektrifikasi bertahap hingga 2029. Ia mendorong percepatan inventarisasi desa-desa yang belum teraliri listrik dan pelibatan investor swasta secara terbuka untuk mendukung pembiayaan, namun tetap dalam pengawasan ketat.

“Keterlibatan swasta harus diawasi ketat agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” tambahnya.

Mukhtarudin menyambut baik peluncuran Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034 yang menjadi dasar Program Lisdes. Menurutnya, RUPTL ini penting untuk memastikan akses listrik merata, sekaligus mendukung visi Indonesia Emas 2045 dan target Net Zero Emissions 2060.

Ia menekankan bahwa elektrifikasi desa bukan hanya soal penerangan, tetapi juga menyangkut pemberdayaan ekonomi, pendidikan, dan layanan kesehatan masyarakat. Fraksi Golkar DPR RI, lanjutnya, akan terus mengawal agar program ini benar-benar memberikan dampak nyata sesuai dengan semangat “Listrik Untuk Semua”.

Mukhtarudin juga menyuarakan pentingnya keberlanjutan program ini dengan tetap memperhatikan kebijakan energi nasional dan pengembangan energi baru dan terbarukan (EBT).

Sementara itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menyatakan pihaknya telah menerima arahan langsung dari Presiden Prabowo untuk segera menginventarisasi dan menyusun program percepatan elektrifikasi desa selama lima tahun ke depan.

“Tugas kami lima tahun ke depan melalui Program Lisdes 2025-2029 sesuai perintah Bapak Presiden Prabowo kepada kami adalah segera menginventarisir dan membuat program invasi dalam rangka memberikan akses listrik kepada desa-desa yang belum terlistriki,” ujar Bahlil.

Dengan kolaborasi semua pihak, program ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam mengatasi ketimpangan energi dan mempercepat pembangunan desa secara merata di seluruh Indonesia.

Mukhtarudin: Kemana Anggaran Program Listrik Desa?

Mukhtarudin bersama Komisi VII DPR RI mendorong Kementerian ESDM,...

Pemprov Kalteng Evaluasi KHBS, 40 Persen Penerima Tak Layak

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus membenahi program strategis daerah, termasuk bantuan sosial Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS). Hasil evaluasi menunjukkan sekitar 40 persen penerima program tersebut dinilai tidak tepat sasaran.

Pemkab Murung Raya Salurkan 50 Ekor Sapi Kurban untuk Masyarakat Sambut Iduladha 1446 H

“Total keseluruhan hewan kurban pada tahun 2025 ini sangat mencukupi untuk seluruh wilayah Kabupaten Murung Raya"

Edy Pratowo Tekankan Soliditas di Pleno Golkar Kalteng

Ketua DPD Partai Golkar Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, menegaskan pentingnya soliditas internal dalam rapat pleno DPD Partai Golkar Kalteng, Selasa (5/5/2026).

Pemkot Palangka Raya Perkuat Forum CSR Dorong PAD

“CSR ini salah satu instrumen. Tidak menutup kemungkinan ke depan kita arahkan untuk penguatan pasar. Karena itu, jejaringnya akan kita perkuat dengan menggali potensi yang ada”

Mukhtarudin Minta Pemda dan Kampus Kalteng Perkuat SDM untuk Kerja Luar Negeri

Kementerian P2MI mendorong pemda dan perguruan tinggi di Kalteng menyiapkan tenaga kerja sesuai kebutuhan negara tujuan. Melalui pendekatan berbasis permintaan, pelatihan diarahkan pada kompetensi, sertifikasi, dan penempatan melalui jalur resmi.

Festival Handep Lewu Dorong Wisata Budaya Kereng Bangkirai Berkelanjutan

Festival Handep Lewu menjadi bagian program PPK Ormawa UPR untuk mengembangkan wisata budaya berbasis potensi lokal, dengan kolaborasi mahasiswa dan masyarakat sebagai fondasi penguatan ekonomi berkelanjutan di Kereng Bangkirai.

TPID Palangka Raya Waspadai Kenaikan Harga Ayam, Telur, Cabai, dan Bawang Jelang Idulfitri

Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) akan memfokuskan pengawasan terhadap sejumlah komoditas yang berpotensi mengalami kenaikan harga menjelang Hari Raya Idulfitri.

DPRD Palangka Raya Dukung Penuh Program Sekolah Rakyat dari Pemerintah Pusat

“Harapan kami, kehadiran Sekolah Rakyat ini bisa membuka kesempatan lebih luas bagi generasi muda untuk mendapatkan pendidikan berkualitas”

Menkeu: Defisit APBN 2025 Capai 2,92 Persen PDB, Stimulus Dipilih untuk Cegah Ekonomi Terpuruk

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 mencapai 2,92 persen atau Rp 695,1 triliun dari Produk Domestik Bruto (PDB). Kebijakan tersebut, menurutnya, diambil sebagai langkah strategis untuk membalikkan arah perlambatan ekonomi nasional.

Popular Articles