spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Harga Logam Mulia Melambat Usai Reli, Analis Nilai Tren Bullish Masih Terjaga

Jakarta | EnterKal – Pergerakan harga emas dan perak mulai menunjukkan perlambatan setelah reli tajam pada akhir 2025 hingga Januari 2026. Meski demikian, prospek jangka menengah hingga panjang dinilai masih tetap konstruktif seiring kuatnya sentimen fundamental global.

Founder Traderindo.com, Wahyu Laksono, menilai perlambatan harga saat ini bukan sinyal berakhirnya tren kenaikan logam mulia.

“Secara umum belum banyak perubahan fundamental jangka menengah apalagi jangka panjang, emas dan perak masih bullish,” ujarnya dikutip dari Kontan, Kamis (12/2/2026).

Tekanan Jangka Pendek: Suku Bunga dan Profit Taking

Wahyu menjelaskan, koreksi harga pada Februari dipicu dua faktor utama.

Pertama, data tenaga kerja Amerika Serikat (AS) Januari 2026 yang lebih kuat dari ekspektasi. Kondisi tersebut kembali memunculkan narasi suku bunga tinggi lebih lama (higher for longer) dari The Federal Reserve.

Sebagai aset non-yielding, emas sangat sensitif terhadap arah kebijakan suku bunga. Ketika ekspektasi pemangkasan suku bunga melambat, investor cenderung beralih ke instrumen berbunga sehingga daya tarik emas dalam jangka pendek berkurang.

Kedua, faktor teknikal. Setelah mencetak all time high (ATH) berulang kali, sejumlah indikator menunjukkan kondisi overbought yang memicu aksi ambil untung.

“Saya melihat ini lebih sebagai fase distribusi dan profit taking yang sehat,” jelasnya.

Katalis Fundamental Masih Kuat

Di tengah tekanan jangka pendek tersebut, Wahyu menegaskan katalis utama logam mulia masih solid. Sentimen dedolarisasi oleh negara-negara BRICS serta pembelian agresif bank sentral, terutama dari China dan Timur Tengah, tetap menjadi penopang harga.

Untuk Februari–Maret 2026, ia memperkirakan harga bergerak sideways dengan pola konsolidasi. Emas diperkirakan berada di rentang US$ 4.500–US$ 5.800 per ons troi, sedangkan perak di kisaran US$ 60–US$ 125 per ons troi.

Memasuki kuartal II 2026, arah harga akan sangat ditentukan oleh dinamika inflasi global dan geopolitik. Jika inflasi tetap tinggi atau terjadi eskalasi konflik di Eropa Timur maupun Timur Tengah, emas berpeluang kembali menguji level psikologis US$ 6.000 per ons troi. Perak berpotensi menembus US$ 130 per ons troi.

Permintaan Industri Topang Perak

Menurut Wahyu, perak memiliki fundamental berbeda dibanding emas. Permintaan industri, terutama dari sektor panel surya dan kendaraan listrik, diperkirakan mencatat defisit pasokan hingga enam tahun berturut-turut sampai 2026.

“Ini membuat rebound potensi rebound perak bisa lebih tajam dari emas secara presentase,” imbuhnya.

Untuk periode April–Juni 2026, emas diproyeksikan bergerak di rentang US$ 4.000–US$ 6.000 per ons troi, sementara perak berada di kisaran US$ 50–US$ 130 per ons troi.

Meski reli spektakuler telah mereda dalam jangka pendek, analis menilai struktur tren jangka menengah masih positif. Investor disarankan mencermati kebijakan moneter AS, perkembangan geopolitik global, serta tren permintaan industri sebagai faktor utama penentu arah harga selanjutnya.

Bupati Seruyan Hadiri Musda V Partai Golkar, Tekankan Peran Strategis Partai Politik

Musda V Partai Golkar Kabupaten Seruyan menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan partai politik dalam mendukung pembangunan serta menjaga demokrasi yang sehat.

Pemprov Kalteng Gelar Dialog Huma Betang: Perkuat Karakter Pemuda Menuju Indonesia Emas 2045

“Anak-anak muda perlu dibentengi dengan kecerdasan emosional dan intelektual agar mampu menangkal pengaruh negatif seperti radikalisme, narkoba, perjudian daring, pinjaman ilegal, dan konten pornografi yang semakin marak di era digital saat ini"

Wagub Kalteng Hadiri Pelantikan Pengurus Orado, Dorong Prestasi Domino

Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, menghadiri pelantikan pengurus Orado Kalimantan Tengah masa bakti 2026–2030, yang digelar di Duta Mall, Senin (13/4/2026) malam.

Manjawet Uwei di FBIM 2026, Anyaman Rotan Dayak Dirawat Generasi Baru

Tradisi anyaman rotan kembali dihidupkan melalui lomba budaya yang mempertemukan kreativitas, filosofi, dan identitas masyarakat Dayak

Jadilah Manusia Independen

Saya sering bilang, “Jadilah manusia independen.” Maksudnya, jangan sampai kita hidup di bawah bayang-bayang orang lain. Harus minta izin untuk segala hal, takut salah sedikit langsung kena semprot, dan ujung-ujungnya nggak punya kendali atas diri sendiri. Rasanya seperti boneka yang dikendalikan orang lain. Nggak enak, kan?

Jamaah Haji Barito Timur Mulai Tiba, Gelombang Pertama Selamat Sampai di Tamiang Layang

“Alhamdulillah, jamaah kita tiba dalam keadaan sehat wal afiat. Mereka telah menunaikan seluruh rukun dan wajib haji dengan baik”

Bupati Lamandau Instruksikan ASN Hemat BBM untuk Tekan Belanja Operasional

Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, menginstruksikan seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lamandau untuk lebih bijak dan efisien dalam penggunaan bahan bakar minyak (BBM).

Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Jagung Serentak, Targetkan Indonesia Jadi Lumbung Pangan Dunia

“Saya berkeyakinan Indonesia tidak hanya swasembada pangan. Indonesia akan menjadi lumbung pangan dunia. Kita nanti akan bantu negara-negara yang susah, bukan karena kita mau sombong, tidak"

Kodam XXII/Tambun Bungai Perkuat Sinergi TNI–Polri dan Pemda di Momentum Ramadan

Komando Daerah Militer XXII/Tambun Bungai memanfaatkan momentum Ramadan untuk mempererat kerja sama dengan pemerintah daerah se-Provinsi Kalimantan Tengah melalui kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama di Balai Berkah Makodam XXII/TB, Selasa (3/3/2026).

Fairid: BATAMAD Jadi Benteng Masyarakat Adat

Wali Kota minta BATAMAD aktif menjaga kondusivitas daerah dan mengawal nilai Huma Betang di tengah keberagaman Kota Palangka Raya

Popular Articles