spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Palangka Raya Kejar Predikat Kota Sehat, Fokus Penuhi Sembilan Tatanan

Pemerintah Kota Palangka Raya menegaskan komitmennya meraih predikat Kota Sehat dengan memenuhi sembilan tatanan penilaian nasional. Upaya tersebut difokuskan pada penguatan kolaborasi lintas perangkat daerah, peningkatan fasilitas publik, serta partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan dan menerapkan pola hidup sehat.

Palangka Raya | EnterKal – Pemerintah Kota Palangka Raya menegaskan komitmennya untuk meraih predikat Kota Sehat secara maksimal melalui pemenuhan berbagai indikator yang telah ditetapkan dalam penilaian nasional.

Wali Kota Palangka Raya melalui Wakil Wali Kota, Achmad Zaini mengatakan seluruh jajaran pemerintah daerah akan berupaya optimal memenuhi sembilan tatanan Kota Sehat yang menjadi dasar penilaian pemerintah pusat.

“Langkah ini diambil bukan sekadar demi mengejar penghargaan, melainkan sebagai wujud nyata pelayanan publik yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” kata Achmad Zaini, Kamis (18/6/2026).

Menurutnya, sembilan tatanan Kota Sehat mencakup berbagai aspek strategis yang berkaitan langsung dengan kualitas hidup masyarakat. Mulai dari kawasan permukiman yang sehat, sarana dan prasarana umum, hingga pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan dan mandiri.

Perkuat Kolaborasi Lintas Perangkat Daerah

Untuk mencapai target tersebut, Zaini meminta seluruh perangkat daerah terkait meningkatkan koordinasi dan sinergi dalam menjalankan program kerja yang mendukung indikator Kota Sehat.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan program tidak dapat dicapai apabila setiap instansi bekerja secara parsial. Karena itu, pendekatan kolaboratif menjadi kunci agar seluruh indikator dapat dipenuhi secara efektif dan tepat sasaran.

“Setiap perangkat daerah harus saling mendukung dan bergerak bersama. Dengan sinergi yang kuat, target yang telah ditetapkan akan lebih mudah dicapai,” ujarnya.

Fokus Benahi Fasilitas dan Lingkungan Kota

Selain penguatan koordinasi internal pemerintah, Pemko Palangka Raya juga terus mendorong peningkatan kualitas fasilitas publik sebagai bagian dari upaya mewujudkan lingkungan perkotaan yang sehat.

Beberapa sektor yang menjadi perhatian antara lain peningkatan sanitasi lingkungan, pengelolaan sampah yang lebih efektif, serta pengembangan ruang terbuka hijau (RTH) yang memadai bagi masyarakat.

Langkah tersebut dinilai penting untuk menciptakan lingkungan kota yang bersih, aman, nyaman, dan mendukung aktivitas masyarakat sehari-hari.

Peran Masyarakat Jadi Kunci Keberhasilan

Achmad Zaini menekankan bahwa keberhasilan program Kota Sehat tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif seluruh lapisan masyarakat.

Kesadaran warga dalam menjaga kebersihan lingkungan, mengelola sampah dengan baik, serta menerapkan pola hidup sehat menjadi faktor penting dalam mendukung pencapaian indikator Kota Sehat.

“Tanpa dukungan masyarakat, berbagai program yang dijalankan pemerintah tentu tidak akan berjalan optimal. Karena itu, kami mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan menerapkan pola hidup sehat,” tuturnya.

Tingkatkan Kualitas Hidup Warga

Melalui komitmen bersama antara pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat, Pemko Palangka Raya optimistis mampu memenuhi seluruh standar yang ditetapkan dalam program Kota Sehat.

Lebih dari sekadar meraih penghargaan, program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan melalui lingkungan yang sehat, pelayanan publik yang lebih baik, serta budaya hidup bersih dan sehat yang semakin kuat di tengah masyarakat.

“Tujuan akhirnya adalah menciptakan masyarakat yang sehat, produktif, dan sejahtera. Karena itu, Kota Sehat harus menjadi gerakan bersama yang terus kita bangun dan pelihara,” pungkas Zaini. (Red)

Menhaj Temukan Kekurangan Kapasitas Tenda Jemaah Indonesia di Arafah

Pemerintah pastikan seluruh jemaah mendapatkan tempat layak saat puncak ibadah haji di Armuzna

Avina Fairid Naparin Ajak Keluarga Palangka Raya Kembangkan Pangan Lokal Lewat Budidaya Sorgum

“Hari ini kita tidak sekadar menyaksikan hasil panen, tetapi juga mendorong tumbuhnya harapan baru bagi kemandirian keluarga melalui pemanfaatan pangan lokal yang bernilai ekonomi”

Pemko Palangka Raya Gelar Rakor Penanggulangan Kemiskinan, Wawali: Butuh Kolaborasi dan Inovasi Nyata

“Upaya pengentasan kemiskinan bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata, namun membutuhkan kolaborasi aktif dari masyarakat, dunia usaha, dan semua pihak”

Harga BBM Nonsubsidi Turun Mulai 1 Januari 2026, Pertalite dan Solar Tetap

Dikutip dari situs resmi Pertamina, BBM nonsubsidi yang mengalami penurunan harga meliputi Pertamax (RON 92), Pertamax Turbo (RON 98), Pertamax Green (RON 95), Dexlite (CN 51), dan Pertamina Dex (CN 53).

Indeks SPBE Kalteng 2025 Capai 3,41, Transformasi Digital Masuki Fase Kematangan Layanan

Tim Koordinasi SPBE Nasional merilis hasil Pemantauan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Tahun 2025, Rabu (7/1/2026), melalui Aplikasi Tauval (tauval.spbe.go.id). Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mencatat Indeks SPBE sebesar 3,41 dengan kategori Baik, menandai tren peningkatan berkelanjutan dalam tata kelola pemerintahan digital.

MURI Catat Tari Mandau Pulang Pisau sebagai Rekor Dunia

“Budaya adalah identitas. Komitmen kami adalah menjadikan Pulang Pisau sebagai daerah yang berbudaya, mengangkat dan melestarikan keanekaragaman yang kita miliki”

Mengenal Tugas dan Fungsi Kementerian P2MI

Berikut ini #sobatmigran dapat melihat transformasi kelembagaan serta pelaksanaan...

Kalteng Kembali Raih Opini WTP, Agustiar: Anggaran Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah kembali mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2025. Gubernur Agustiar Sabran menegaskan bahwa keberhasilan tersebut harus diikuti dengan peningkatan kualitas pembangunan dan pelayanan publik yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Desa Bagok Wakili Barito Timur pada Penilaian Percontohan Desa Antikorupsi 2025

“Desa memiliki peran sentral dalam mewujudkan pemerintahan yang bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme"

Fairid Hadiri Peluncuran 1.061 Koperasi Merah Putih, Kalteng Ditarget 966 Unit

Program Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih disebut menjadi langkah strategis memperkuat ekonomi kerakyatan dan pemberdayaan masyarakat di daerah

Popular Articles