spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Pemkot Palangka Raya Dukung Pos Terpadu Pemberantasan Narkoba

Palangka Raya | EnterKal — Pemerintah Kota Palangka Raya menegaskan komitmennya memperkuat pemberantasan narkoba secara terpadu dan berkelanjutan. Komitmen tersebut disampaikan dalam audiensi bersama Gerakan Dayak Anti Narkoba (GDAN) yang digelar di Aula Kantor Pemerintah Kota Palangka Raya, Kamis (8/1/2026) sore.

Audiensi tersebut membahas kondisi peredaran narkoba di kawasan Puntun yang dinilai memerlukan penanganan segera. Dalam pertemuan itu, GDAN menyampaikan aspirasi masyarakat yang pada prinsipnya menolak peredaran narkoba, namun masih dibayangi rasa takut untuk menyuarakan penolakan secara terbuka.

Ketua Umum GDAN Sadagori Henoch Binti menjelaskan, hasil sosialisasi yang dilakukan GDAN bersama Badan Narkotika Nasional dan pemerintah daerah menunjukkan mayoritas warga Puntun menentang narkoba. Namun, tekanan sosial dan kekhawatiran akan dampak lanjutan membuat sikap tersebut tidak terartikulasikan secara terbuka.

“Penolakan itu ada, tetapi tidak berani disuarakan secara terbuka. Kondisi ini membuat peredaran narkoba seolah terus dibiarkan,” ujar Sadagori.

Sebagai tindak lanjut, GDAN mengusulkan pembentukan pos terpadu di kawasan Puntun. Pos tersebut dirancang melibatkan unsur BNN, kepolisian, Satpol PP, serta organisasi masyarakat sebagai pusat pengawasan dan pencegahan narkoba yang berkelanjutan. Aspirasi tersebut telah disampaikan kepada Gubernur Kalimantan Tengah, Kapolda, Kepala BNN, hingga Wali Kota Palangka Raya.

Selain penegakan hukum, GDAN juga mendorong pendekatan sosialisasi berbasis kearifan lokal dan keagamaan dengan melibatkan tokoh adat serta tokoh lintas agama. Pendekatan ini diharapkan dapat memperkuat keberanian sosial masyarakat dalam menolak narkoba. Pos terpadu tersebut ditargetkan dapat direalisasikan pada Januari 2026.

Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin menyatakan dukungannya terhadap upaya pemberantasan narkoba secara terpadu. Menurutnya, penanganan persoalan narkotika tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas instansi dan partisipasi masyarakat.

“Penindakan harus dilakukan secara tegas, tetapi tetap persuasif agar tidak memicu konflik sosial dan tetap menjaga kondisi keamanan serta ketertiban,” kata Fairid.

Terkait rencana pendirian pos terpadu, Fairid menegaskan bahwa keberadaan pos tersebut tidak semata-mata difungsikan sebagai sarana penindakan hukum, melainkan sebagai langkah pencegahan melalui pengawasan berkelanjutan dan kegiatan sosialisasi yang konsisten. Ia meminta GDAN untuk berkoordinasi dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Palangka Raya sebagai leading sector perencanaan teknis pendirian pos terpadu.

Audiensi tersebut turut dihadiri Kepala Kesbangpol Palangka Raya Boy Yepthanius, Kasatpol PP Berlianto, jajaran pengurus GDAN, serta sejumlah tokoh masyarakat. Pemerintah berharap sinergi antara aparat penegak hukum dan elemen masyarakat dapat memperkuat upaya pemberantasan narkoba secara efektif dan berkelanjutan di Kota Palangka Raya. (Red)

Satpol PP Palangka Raya Tertibkan PKL dan Bangunan Liar di Atas Drainase Jalan RTA Milono

“Sekitar 70 persen pedagang sudah melakukan pembongkaran sendiri. Ini kami apresiasi sebagai bentuk kesadaran dan dukungan terhadap penataan kota"

Dari Barisan Depan Jadi Penonton, Ironi Cerita Para Tim Sukses

Politik memang panggung sandiwara penuh ironi. Ada tim sukses yang sudah ikut berjuang dari nol, yang menyemai harapan di tanah tandus, mulai dari saat jagoannya masih sekadar mimpi, hingga kampanye yang penuh keringat dan pengorbanan.

35 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi Disita, Gubernur Apresiasi Kinerja Polda Kalteng

Usai menghadiri Rapat Pimpinan (Rapim) Polri tingkat Polda Kalimantan Tengah, Gubernur H. Agustiar Sabran mengikuti press release pengungkapan tindak pidana narkotika oleh Polres Lamandau bersama Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalteng di depan Gedung Graha Bhayangkara, Rabu (18/2/2026).

Pemko Palangka Raya Perkuat Kemitraan Percepat Eliminasi AIDS, TBC, dan Malaria

Pemerintah Kota Palangka Raya memperkuat kolaborasi lintas sektor melalui Forum Kemitraan Pencegahan dan Penanggulangan AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria sebagai bagian dari upaya mendukung target eliminasi penyakit menular pada 2030.

Dishut Kalsel Rencanakan Penanaman Mangrove di Desa Sabuhur Kabupaten Tanah Laut

Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melaksanakan survei...

Gugatan LCC Empat Pilar Bergulir ke Pengadilan

Advokat David Tobing menilai juri dan MC tidak profesional dalam penilaian lomba yang menyeret nama SMAN 1 Pontianak

Awal 2026, Fairid Naparin Pilih Lapangan daripada Meja Rapat

“Saya perlu melihat sendiri. Kalau hanya membaca laporan, kita tidak akan tahu rasanya berjalan di pasar seperti ini"

Forum Relawan Damkar Palangka Raya Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Puntun

“Kami turut berbela sungkawa dan prihatin. Bantuan yang diserahkan oleh forum ini berjumlah 22 paket sembako, semoga sedikit banyak bisa membantu meringankan beban warga terdampak.

Wamen PU Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat di Palangka Raya

Kunjungan Wakil Menteri PU ke lokasi pembangunan Sekolah Rakyat di Palangka Raya menegaskan percepatan pembangunan infrastruktur pendidikan sebagai investasi strategis untuk memperluas akses belajar dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kalimantan Tengah.

Pakar Teknologi: AI Harus Dikembangkan dengan Nilai Kemanusiaan

“Nilai-nilai yang mendasari AI dari luar belum tentu cocok dengan kondisi sosial dan budaya Indonesia”

Popular Articles