spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Rudy Mas’ud Batalkan Mobil Dinas Rp 8,5 Miliar, Dana Dikembalikan ke Kas Daerah

SAMARINDA | EnterKal — Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, resmi membatalkan pengadaan mobil dinas baru senilai Rp 8,5 miliar yang sebelumnya menuai polemik di ruang publik. Keputusan tersebut diumumkan melalui video pada akun resmi h.rudymasud, Senin (2/3/2026), disertai permohonan maaf kepada masyarakat.

Mobil yang dimaksud merupakan Range Rover 3.0 LWB Autobiography PHEV P460e dengan nilai kontrak Rp 8.499.936.000. Unit tersebut telah melalui proses serah terima pada 20 November 2025, namun belum pernah digunakan untuk operasional.

“Kami memutuskan untuk membatalkan mobil dinas gubernur yang sebelumnya direncanakan. Keputusan ini kami ambil setelah mendengar dan mempertimbangkan secara serius aspirasi serta masukan positif masyarakat Kalimantan Timur,” ujar Rudy.

Ia menegaskan, pembatalan tidak akan mengganggu jalannya pemerintahan maupun pelayanan publik.

“Tugas-tugas pelayanan publik tetap berjalan optimal dan fokus kami tetap pada kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Respons Publik dan Konsultasi Pengawas

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kalimantan Timur, Muhammad Faisal, menjelaskan kendaraan tersebut masih berada di Kantor Badan Penghubung Kaltim di Jakarta dan belum digunakan sama sekali. Status kendaraan juga masih atas nama diler karena proses administrasi seperti balik nama dan penerbitan BPKB belum selesai.

“Unitnya masih berada di Kantor Badan Penghubung Kaltim di Jakarta. Mobil belum pernah dipakai sama sekali. Statusnya juga masih atas nama diler,” kata Faisal.

Menurutnya, keputusan pembatalan diambil setelah gubernur mencermati respons masyarakat dan berkonsultasi dengan sejumlah lembaga pengawas negara, termasuk Kementerian Dalam Negeri, Komisi Pemberantasan Korupsi, dan Badan Pemeriksa Keuangan.

Surat resmi pengembalian kendaraan telah dikirimkan kepada penyedia pada Sabtu (28/2/2026). Pihak penyedia, CV Afisera Samarinda, menyatakan bersedia menerima kembali unit tersebut.

Dana Wajib Kembali Maksimal 14 Hari

Secara mekanisme, setelah kendaraan diterima kembali oleh penyedia, dana sebesar Rp 8.499.936.000 wajib disetorkan kembali ke kas daerah paling lambat 14 hari.

“Karena kendaraan belum digunakan dan masih dalam tahap administrasi, pengembalian dimungkinkan sesuai ketentuan. Setelah diterima kembali, dana harus dikembalikan ke kas daerah dalam waktu maksimal 14 hari,” ujar Faisal.

Pemerintah provinsi menargetkan seluruh proses administrasi rampung dalam satu hingga dua hari ke depan agar tidak mengganggu penyusunan laporan keuangan daerah yang batas akhirnya pada 31 Maret.

Kembali Gunakan Mobil Lama

Faisal mengakui, pengadaan kendaraan sebelumnya didasarkan pada kebutuhan mobilitas pimpinan daerah di wilayah Kalimantan Timur yang luas dengan kondisi geografis beragam. Namun, setelah mempertimbangkan dinamika dan sensitivitas publik, gubernur memilih tidak melanjutkan penggunaan mobil tersebut.

Untuk sementara, Rudy akan kembali menggunakan kendaraan lama maupun kendaraan pribadi dalam menjalankan tugas kedinasan.

“Beliau sudah menyampaikan, tidak ada masalah menggunakan mobil yang ada atau mobil pribadi. Yang utama adalah pelayanan kepada masyarakat,” kata Faisal.

Keputusan pembatalan ini diambil di tengah kritik publik yang menilai pengadaan kendaraan mewah kurang sensitif terhadap kondisi masyarakat, terutama saat sejumlah daerah menghadapi persoalan infrastruktur dan banjir.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur berharap polemik berakhir dan fokus kembali pada agenda pembangunan serta pelayanan publik. “Bagi Bapak Gubernur, menjaga integritas dan kepercayaan publik jauh lebih penting daripada fasilitas jabatan,” ujar Faisal. (Red)

Menkes Budi Gunadi Sadikin Tinjau Puskesmas dan Rumah Oksigen di Palangka Raya

Peninjauan lima fasilitas kesehatan di Palangka Raya mencakup kesiapan oksigen dan layanan medis, sementara Kementerian Kesehatan menyebut telah menyalurkan masker serta peralatan untuk membantu penanganan dampak kabut asap.

Pengamat: Pemerintah Perlu Fokus Benahi Masalah Dasar Pendidikan

Pengamat pendidikan Ina Liem menilai pemerintah perlu memprioritaskan penyelesaian persoalan mendasar pendidikan nasional, mulai dari literasi, kualitas pendidikan, hingga kekurangan guru, sebelum mewacanakan penambahan mata pelajaran wajib baru.

Gubernur Agustiar Sabran Sidak Kantor DPMPTSP, Tegaskan Pelayanan Perizinan Harus Cepat dan Bebas Hambatan

“Saya ingin memastikan bahwa proses perizinan benar-benar sesuai prosedur dan tidak berbelit-belit. Tidak boleh ada praktik yang menyulitkan masyarakat, apalagi yang mencoreng citra pemerintah"

Natal Pemko Palangka Raya 2026 Digelar Sederhana, Fairid Tekankan Refleksi Iman dan Keteladanan ASN

“Saya mengapresiasi ditiadakannya doorprize tahun ini, sehingga ibadah dalam perayaan Natal dapat berlangsung lebih khusyuk"

Pemko dan DPRD Setujui Rancangan APBD 2026, Wawali Achmad Zaini Tekankan Pengelolaan Anggaran yang Akuntabel

“Penandatanganan ini merupakan hasil pembahasan panjang yang cukup menguras tenaga dan pikiran, namun menjadi tugas mulia karena menyangkut kepentingan masyarakat dan pembangunan kota”

Sekda Palangka Raya: ASB Jadi Instrumen Strategis Penyusunan APBD

Pemerintah Kota Palangka Raya mendorong penerapan Analisis Standar Belanja (ASB) sebagai instrumen utama dalam memastikan penyusunan APBD dilakukan secara terukur, efisien, transparan, dan mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik.

Debat Pilkada Barito Utara: Pendidikan Gratis vs Keterampilan Praktis

“Kami ingin memastikan bahwa tidak ada anak di Barito Utara yang harus berhenti sekolah hanya karena faktor ekonomi"

BKBP Kota Palangka Raya Dukung Program GENTING, Perangi Stunting Lewat Gerakan Orang Tua Asuh

“Melalui Gerakan GENTING ini, kami ingin menunjukkan bahwa penanganan stunting bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama yang bisa dimulai dari partisipasi sebagai orang tua asuh”

Pemko Palangka Raya Gandeng Kejaksaan Awasi Pasar Murah dan Distribusi LPG Subsidi

Sebanyak 4.935 paket sembako dan 800 tabung LPG 3 kilogram disalurkan dengan pengawasan langsung Kejaksaan Negeri guna memastikan bantuan tepat sasaran, transparan, dan sesuai ketentuan.

Posbakum Bukit Tunggal Jadi Percontohan Nasional, Arbert Tombak: Bukti Keadilan Humanis untuk Masyarakat

“Kelurahan Bukit Tunggal menjadi satu-satunya yang berhasil mengimplementasikan Posbakum dengan baik. Kami sangat bangga karena kerja nyata tim mendapat perhatian nasional”

Popular Articles