spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Bapenda Palangka Raya Data 30 Pelaku Usaha untuk Tingkatkan Kepatuhan Pajak

Badan Pendapatan Daerah Kota Palangka Raya melakukan pendataan dan pembinaan terhadap sekitar 30 pelaku usaha yang belum terdaftar sebagai wajib pajak daerah guna meningkatkan kepatuhan perpajakan sekaligus mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Palangka Raya | EnterKal – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Palangka Raya melaksanakan kegiatan pendataan dan pembinaan terhadap pelaku usaha sebagai upaya meningkatkan kepatuhan pajak daerah sekaligus mendukung optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), Rabu (17/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut menyasar sejumlah pelaku usaha yang belum terdaftar sebagai wajib pajak daerah.

Kepala Bidang Pelayanan dan Penagihan Bapenda Kota Palangka Raya, Djoko Wibowo mengatakan pendataan dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada pelaku usaha mengenai kewajiban perpajakan daerah sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kegiatan ini difokuskan pada pendataan dan penyampaian informasi kepada pelaku usaha yang belum terdaftar agar dapat memahami kewajiban perpajakan daerah serta melakukan pendaftaran sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Sasar Sekitar 30 Objek Usaha

Djoko menjelaskan, berdasarkan hasil pendataan sementara terdapat sekitar 30 objek usaha yang menjadi sasaran kegiatan tersebut.

Selain melakukan pendataan, petugas juga memberikan edukasi dan pendampingan kepada pelaku usaha terkait pelaksanaan kewajiban perpajakan daerah, mulai dari proses pendaftaran hingga mekanisme pelaporan pajak.

Menurutnya, langkah tersebut penting dilakukan agar pelaku usaha memahami hak dan kewajibannya sebagai wajib pajak sekaligus dapat menjalankan usaha secara tertib sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Edukasi Tarif dan Mekanisme Pajak

Dalam pelaksanaan di lapangan, petugas Bapenda turut memberikan penjelasan mengenai tarif pajak yang berlaku berdasarkan Peraturan Daerah.

Tidak hanya itu, berbagai pertanyaan dari pelaku usaha terkait mekanisme pemungutan, pelaporan, hingga tata cara pembayaran pajak daerah juga dijawab secara langsung oleh petugas.

Melalui pendekatan tersebut, diharapkan para pelaku usaha memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai sistem perpajakan daerah serta manfaat yang dihasilkan dari kontribusi pajak bagi pembangunan kota.

Kedepankan Pendekatan Persuasif

Djoko menegaskan bahwa kegiatan yang dilakukan Bapenda lebih mengutamakan pendekatan persuasif dan edukatif dibandingkan pendekatan penegakan hukum.

Pemerintah daerah ingin memastikan setiap pelaku usaha memahami pentingnya pajak daerah sebagai salah satu sumber pembiayaan pembangunan dan pelayanan publik.

“Kami berharap pelaku usaha yang belum terdaftar dapat segera melakukan pendaftaran sebagai wajib pajak daerah. Kontribusi pajak yang dibayarkan akan kembali kepada masyarakat melalui berbagai program pembangunan dan pelayanan publik di Kota Palangka Raya,” katanya.

Dorong Sinergi untuk Pembangunan Daerah

Melalui kegiatan pendataan dan sosialisasi ini, Bapenda Kota Palangka Raya berharap terbangun sinergi yang semakin baik antara pemerintah daerah dan pelaku usaha.

Kolaborasi tersebut dinilai penting dalam mendukung peningkatan penerimaan daerah secara berkelanjutan, yang pada akhirnya akan digunakan untuk membiayai berbagai program pembangunan, peningkatan infrastruktur, serta pelayanan publik bagi masyarakat Kota Palangka Raya. (Red)

Fairid Naparin Tinjau TPST Panarung, Dorong Pengelolaan Sampah Terpadu dan Berkelanjutan

“Peninjauan ini kami lakukan untuk memastikan bagaimana semua proses pengelolaan dan pengolahan sampah dapat berjalan optimal”

Musda VIII AMPI Kalimantan Tengah Perkuat Konsolidasi Organisasi dan Regenerasi Kader

Forum tertinggi organisasi tingkat daerah ini menjadi momentum evaluasi, konsolidasi, sekaligus penyusunan arah kebijakan AMPI Kalimantan Tengah untuk memperkuat peran generasi muda dalam pembangunan daerah.

Pemkot Palangka Raya Prioritaskan Pembangunan Infrastruktur Pendidikan

Palangka Raya -Pemerintah Kota Palangka Raya terus menunjukkan komitmennya...

Demo DPRD Kaltim, Massa Soroti Anggaran Mobil Dinas dan Rujab

Ribuan massa menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Kalimantan Timur, Jalan Teuku Umar, Samarinda, Selasa (21/4/2026). Aksi ini menuntut transparansi anggaran pemerintah daerah, khususnya terkait pengadaan mobil dinas dan pembangunan rumah jabatan gubernur.

Pemkot Palangka Raya Dorong Gerakan Indonesia ASRI dari Lingkungan Terkecil

Pemerintah Kota Palangka Raya menilai pengendalian sampah dan penguatan budaya peduli lingkungan harus dimulai dari keluarga serta didukung kolaborasi lintas sektor untuk menghadapi tantangan perubahan iklim.

Wawali Tegaskan Penertiban Baliho Liar di Palangka Raya

“Arahan Presiden sangat jelas. Baliho liar yang terpasang di badan jalan harus ditertibkan. Kami tidak melarang promosi, silakan saja, tetapi harus proporsional dan sewajarnya"

Pemprov Kalteng Dorong Penguatan Sentra Kekayaan Intelektual Perguruan Tinggi untuk Ekonomi Berbasis Inovasi

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus mendorong penguatan Sentra Kekayaan Intelektual (KI) di lingkungan perguruan tinggi sebagai langkah strategis memperkuat ekonomi berbasis inovasi.

ASN Padel Smash Cup 2026 Dorong Gaya Hidup Sehat ASN Palangka Raya

Partisipasi ASN dalam turnamen padel menjadi bagian dari upaya membangun budaya hidup sehat, meningkatkan kebugaran jasmani, serta memperkuat kebersamaan antarinstansi di Kota Palangka Raya.

Wakil Walikota Palangka Raya Dorong Peningkatan Keterampilan Pemadam Kebakaran

“Latihan dan peningkatan kemampuan pemadaman harus dilakukan secara rutin agar masyarakat lebih siap menghadapi kebakaran permukiman maupun kebakaran hutan dan lahan”

Popular Articles