spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Ombudsman Kalsel Serahkan Opini Maladministrasi 2025, Nilai Turun Jadi 82,41

Banjarbaru dan Pemprov Raih Predikat Tertinggi, Perbaikan Pelayanan Didorong

Banjarmasin | EnterKal – Kepala Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan, Hadi Rahman, menyerahkan hasil Opini Penilaian Maladministrasi Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2025 kepada sejumlah pemerintah daerah di Kalimantan Selatan, Kamis (16/4/2026).

Penyerahan dilakukan kepada enam lokus penilaian, yakni Pemerintah Kabupaten Balangan, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Utara, Banjar, Pemerintah Kota Banjarbaru, serta Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

Nilai Turun, Masih Kategori Baik

Hadi Rahman menjelaskan, rata-rata nilai kualitas pelayanan publik di Kalimantan Selatan pada 2025 mencapai 82,41 dengan kategori “Baik”.

Namun, capaian tersebut menurun dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 93,64.

“Opini dan hasil Penilaian Maladministrasi merupakan pernyataan formal yang dapat menjadi rujukan bagi penyelenggara, pengguna layanan, dan masyarakat untuk mengetahui kinerja pelayanan publik suatu instansi,” ujarnya.

Dua Daerah Tanpa Maladministrasi

Berdasarkan hasil penilaian, dua daerah meraih Opini Kualitas Tinggi Tanpa Maladministrasi, yakni Pemerintah Kota Banjarbaru dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

Sementara itu, Kabupaten Balangan, Kabupaten Banjar, dan Kabupaten Hulu Sungai Selatan memperoleh Opini Kualitas Tinggi.

Adapun Kabupaten Hulu Sungai Utara berada pada kategori Opini Kualitas Sedang.

Soroti Masalah Layanan Dasar

Menanggapi penurunan nilai, Ombudsman menekankan pentingnya perbaikan berkelanjutan oleh pemerintah daerah.

Hadi menyoroti sejumlah permasalahan yang masih sering dikeluhkan masyarakat, seperti lamanya pelayanan, pungutan, prosedur berbelit, hingga sikap petugas yang kurang ramah.

“Hal-hal dasar ini wajib diperbaiki agar tidak mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik,” tegasnya.

Dorong Penguatan Sistem dan Pengawasan

Selain itu, Ombudsman Kalsel mendorong peningkatan pemahaman aparatur terhadap esensi pelayanan publik serta penguatan pengawasan internal.

Integrasi hasil penilaian ke dalam indikator kinerja instansi juga dinilai penting untuk memastikan perbaikan berkelanjutan.

Bagian dari Program Nasional

Penilaian maladministrasi ini merupakan bagian dari program prioritas nasional sesuai Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.

Melalui evaluasi ini, diharapkan kualitas pelayanan publik di Kalimantan Selatan terus meningkat dan bebas dari praktik maladministrasi. (Red)

Kodam XXII/Tambun Bungai Perkuat Sinergi TNI–Polri dan Pemda di Momentum Ramadan

Komando Daerah Militer XXII/Tambun Bungai memanfaatkan momentum Ramadan untuk mempererat kerja sama dengan pemerintah daerah se-Provinsi Kalimantan Tengah melalui kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama di Balai Berkah Makodam XXII/TB, Selasa (3/3/2026).

Pemkab Seruyan dan Kaleka Perkuat Kolaborasi Pembangunan Berkelanjutan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan menandatangani kesepakatan bersama dengan Kaleka Indonesia sebagai bentuk komitmen menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan.

Natal Pemko Palangka Raya 2026 Digelar Sederhana, Fairid Tekankan Refleksi Iman dan Keteladanan ASN

“Saya mengapresiasi ditiadakannya doorprize tahun ini, sehingga ibadah dalam perayaan Natal dapat berlangsung lebih khusyuk"

Hari Jadi ke-13 Kaltara, Gubernur Ajak Seluruh Elemen Aktif Bangun Daerah

“Pemerintah tidak akan mampu berjalan sendiri. Karena itu, semua pihak harus menjadi bagian aktif dalam pembangunan di Kaltara”

Achmad Zaini Tekankan Pentingnya Produk Hukum dan Usulkan Tiga Raperda Baru

“Setiap rangkaian pembentukan Perda membutuhkan persiapan matang dan mendalam. Ini meliputi pemahaman terhadap materi muatan yang akan diatur, serta kemampuan menuangkannya dalam bahasa yang sistematis, jelas, dan tetap ringkas sesuai kaidah bahasa Indonesia”

Kesbangpol Gelar Duta Muda Pemilih Cerdas di Palangka Raya

“Kegiatan ini digelar sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap pemilih pemula. Generasi muda harus menjadi pemilih yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab”

Harkitnas 2026, Palangka Raya Soroti Kedaulatan Digital Anak

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 di Palangka Raya menyoroti pergeseran tantangan bangsa dari kedaulatan teritorial menuju kedaulatan digital, termasuk penguatan pelindungan anak di ruang siber melalui implementasi PP TUNAS.

Meriah! Ribuan Warga Ikuti Jalan Sehat dan Senam Bersama Hari Bhayangkara ke-79 di Buntok

“Ini adalah bentuk nyata kebersamaan kita dalam menjaga kesehatan, kebugaran, dan keharmonisan sosial. Karena sehat itu murah, sakit itu mahal”

Palangka Raya Perkuat Ketahanan Daerah Lewat Kajian Risiko Bencana 2026

Penyusunan Kajian Risiko Bencana dan pengukuran Indeks Ketahanan Daerah menjadi langkah strategis Pemerintah Kota Palangka Raya dalam memperkuat perencanaan pembangunan berbasis mitigasi risiko dan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi berbagai ancaman bencana.

Prabowo Teken Perpres Perlindungan Ojol, Bagi Hasil Naik 92 Persen

Presiden RI Prabowo Subianto meneken Peraturan Presiden tentang perlindungan pekerja transportasi online atau ojek online (ojol).

Popular Articles