spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Hari Jadi ke-13 Kaltara, Gubernur Ajak Seluruh Elemen Aktif Bangun Daerah

Kalimantan Utara | EnterKal — Gubernur Kalimantan Utara Zainal Arifin Paliwang mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari dunia usaha, akademisi, generasi muda, hingga tokoh agama, untuk berperan aktif dalam pembangunan daerah.

Ajakan tersebut disampaikan Gubernur Zainal Arifin Paliwang dalam momentum peringatan Hari Jadi ke-13 Provinsi Kalimantan Utara yang digelar pada Sabtu (25/10/2025).

“Pemerintah tidak akan mampu berjalan sendiri. Karena itu, semua pihak harus menjadi bagian aktif dalam pembangunan di Kaltara,” ujar Zainal dalam sambutannya.

Ia menegaskan bahwa memasuki usia ke-13 tahun, Kalimantan Utara tidak boleh hanya menjadi penonton, melainkan harus tampil sebagai pelaku utama yang menentukan arah masa depan daerah. Menurutnya, kebersamaan dan persatuan merupakan kunci utama bagi Kaltara untuk mewujudkan cita-cita sebagai provinsi yang maju, makmur, dan berkelanjutan.

Lebih lanjut, Gubernur menilai momentum hari jadi ini menjadi pengingat bahwa perjalanan pembangunan Kalimantan Utara masih panjang dan membutuhkan komitmen bersama dari seluruh lapisan masyarakat.

“Mari kita jadikan momentum ini sebagai pengingat bahwa perjalanan masih panjang dan semangat membangun tidak boleh surut,” pungkasnya.

Peringatan Hari Jadi ke-13 Provinsi Kalimantan Utara tersebut diharapkan semakin memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mendorong percepatan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan rakyat di Bumi Benuanta. (Red)

Agustiar Soroti Tingginya Angka Kecelakaan di Kalteng

Gubernur minta sinergi lintas sektor diperkuat untuk menekan kecelakaan lalu lintas dan memperbaiki sistem keselamatan jalan

TP PKK Kota Palangka Raya Fokus pada Pemberdayaan Keluarga dan Pelayanan Dasar

“Kami ingin menciptakan keluarga yang tangguh dan produktif. Pemberdayaan adalah kunci untuk memperkuat pondasi ekonomi rumah tangga"

Palangka Raya Perluas Uji Coba Digitalisasi Perlindungan Sosial

Kota Palangka Raya menjadi salah satu dari tujuh daerah percontohan nasional dalam implementasi digitalisasi perlindungan sosial yang ditujukan untuk meningkatkan akurasi data, transparansi penyaluran bantuan, dan percepatan pengentasan kemiskinan.

Kejari Seruyan Ungkap Dugaan Penyimpangan APBDes Tumbang Kalam

Laporan warga sejak 2024 mengungkap dugaan penyimpangan pengelolaan APBDes Desa Tumbang Kalam. Hasil audit Inspektorat menemukan penyimpangan anggaran pada sejumlah tahun anggaran dengan nilai ratusan juta rupiah, sementara Kejari Seruyan mengedepankan langkah pemulihan keuangan desa.

Majelis Ulama Indonesia Kalsel Gelar Musda XI, Gubernur Tekankan Peran Strategis Ulama

Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, secara resmi membuka Musyawarah Daerah (Musda) XI Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kalimantan Selatan di Pendopo Bupati Hulu Sungai Selatan, Jumat (13/2/2026) malam. Pembukaan ditandai dengan pemukulan rebana oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, H. Muhammad Syarifuddin, yang mewakili gubernur.

Mukhtarudin Perkuat Sinergi KemenP2MI dan BAZNAS untuk Pekerja Migran Indonesia

Kementerian P2MI bersama BAZNAS RI memperkuat implementasi kerja sama melalui pengembangan pembiayaan, pemberdayaan, pendidikan, dan ekosistem zakat bagi Pekerja Migran Indonesia sebagai bagian dari perlindungan yang berkelanjutan.

Pemko Palangka Raya Alokasikan Rp25,8 Miliar untuk Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2025

“Anggaran ini diarahkan untuk memastikan seluruh anak mendapatkan gizi yang baik, akses layanan kesehatan yang merata, serta dukungan lingkungan tumbuh kembang yang sehat"

Palangka Raya Raih Peringkat Pertama IETPD se-Kalimantan, Pionir Digitalisasi Keuangan Daerah

“Ke depan, kami berkomitmen mempercepat transformasi digital di berbagai sektor, terutama dalam pengelolaan transaksi keuangan yang lebih akuntabel”

Menteri P2MI Tegaskan Arahan Presiden Prabowo: Program Vokasi Migran Masif Mulai 2026

“Ini untuk memastikan Indonesia memasuki era penempatan pekerja migran berbasis keterampilan menengah dan tinggi. Fokus kita bukan lagi kuantitas, melainkan kualitas"

Agustiar Sabran Hadiri Ritual Memohon Hujan untuk Hadapi Karhutla

Ritual Dewa Yadnya di IAHN Tampung Penyang menjadi ikhtiar spiritual menghadapi kemarau dan ancaman karhutla, sementara pemerintah mengingatkan pentingnya pencegahan serta keterlibatan masyarakat.

Popular Articles