spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

KP2MI Gandeng BNSP dan Kampus, Perkuat SDM Pekerja Migran

Jakarta | EnterKal — Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) resmi menjalin kolaborasi strategis melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan sejumlah mitra, di antaranya Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), Yayasan MATAULI, serta delapan perguruan tinggi di Indonesia.

Kegiatan yang berlangsung di Kantor KP2MI, Jakarta Selatan, Kamis (16/4/2026) ini menjadi langkah awal penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM) Pekerja Migran Indonesia melalui pendekatan pendidikan, sertifikasi, dan ekosistem pelindungan terintegrasi.

Transformasi BP2MI ke KP2MI

Menteri P2MI, Mukhtarudin, menegaskan bahwa transformasi kelembagaan dari BP2MI menjadi kementerian menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mengelola isu migrasi tenaga kerja.

“Sekarang kami memiliki peran ganda, tidak lagi hanya sebagai operator, tetapi juga regulator yang merumuskan kebijakan dari hulu ke hilir,” ujarnya.

Pendekatan tersebut mencakup seluruh siklus, mulai dari persiapan calon pekerja, perlindungan saat bekerja di luar negeri, hingga pemberdayaan purna-penempatan.

Kompetensi Jadi Kunci Perlindungan

Mukhtarudin menekankan bahwa kompetensi menjadi strategi utama dalam melindungi pekerja migran di luar negeri.

“Penguatan kompetensi adalah perisai utama bagi pekerja migran. Pengiriman tenaga kerja tanpa keahlian hanya akan meningkatkan risiko,” tegasnya.

Kementerian kini memfokuskan kebijakan pada pengiriman tenaga kerja terampil (skilled workers), khususnya level menengah hingga tinggi, sejalan dengan target Presiden Prabowo Subianto menyiapkan 500.000 tenaga kerja ahli.

Peluang Global Masih Terbuka Lebar

Berdasarkan data SIP2MI per 15 April 2026, terdapat 327.658 peluang kerja di luar negeri, namun baru terserap sekitar 69.187 posisi atau 21,12%.

Artinya, masih ada sekitar 258.471 peluang kerja yang belum terisi.

“Ini tanggung jawab bersama untuk menyiapkan SDM kompeten agar peluang tersebut diisi secara legal dan aman,” jelas Mukhtarudin.

Peran Kampus dan Migrant Center

Kerja sama ini juga melibatkan perguruan tinggi dalam menyiapkan SDM melalui pendidikan vokasi, sertifikasi internasional, serta pembentukan Migrant Center di lingkungan kampus.

Sejumlah rektor menyatakan komitmen menjadikan kampus sebagai pusat inkubasi tenaga kerja profesional, termasuk skema kuliah sambil bekerja di luar negeri.

Selain itu, kolaborasi juga mencakup penguatan literasi migrasi aman, pertukaran data riset, serta pengembangan kebijakan berbasis kebutuhan pasar global.

Dukungan Mitra dan Sektor Spesifik

Syamsi Hari dan Fitri Krisnawati Tandjung turut menyatakan dukungan terhadap program ini.

Yayasan MATAULI, misalnya, akan fokus pada pembinaan tenaga kerja sektor perikanan untuk penempatan di negara seperti Jepang dan Jerman.

Mukhtarudin menegaskan bahwa penandatanganan MoU ini bukan sekadar seremoni, melainkan langkah konkret dalam membangun ekosistem pelindungan pekerja migran yang terintegrasi.

“Kerja sama ini harus segera ditindaklanjuti agar pekerja migran kita menjadi tenaga kerja yang legal, terampil, terlindungi, dan bermartabat,” pungkasnya. (Fj-Red)

Kasus DBD Muncul di Mendawai, Dinkes Turun Tangan

“Berdasarkan informasi dari masyarakat melalui Puskesmas Bukit Hindu, ada warga Mendawai yang dirawat di rumah sakit berjumlah tujuh orang. Tiga sudah dipulangkan, sementara empat masih dalam perawatan"

Pemko Palangka Raya Tegaskan Komitmen Wujudkan Sekolah Bebas Narkoba

“Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen kita bersama untuk mewujudkan lingkungan pendidikan yang sehat, aman, dan bebas dari penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba”

Bupati Pulang Pisau Tinjau Progres Pembangunan Lewu Bahalap di Kahayan Hilir

“Kami ingin memastikan pembangunan Lewu Bahalap ini tidak hanya selesai secara fisik, tetapi juga berkualitas dan membawa manfaat langsung bagi masyarakat. Lewu Bahalap adalah simbol kearifan lokal yang harus kita jaga dan kembangkan bersama”

Fairid Naparin Siap Percepat Pembangunan Usai Tuntaskan Pendidikan Kepemimpinan Lemhannas

“Kini saatnya kembali bekerja. Apa yang dipelajari di Lemhannas bukan hanya untuk pengetahuan, tetapi untuk diterapkan. Saya berkomitmen membawa ilmu ini untuk mempercepat pembangunan dan memastikan kesejahteraan masyarakat Palangka Raya"

Michael Bambang Hartono Wafat, Taipan Djarum Tutup Usia 86 Tahun

Pemilik Grup Djarum, Michael Bambang Hartono, meninggal dunia pada Kamis (19/3/2026) di usia 86 tahun.

Bupati Barsel Tetapkan Perbup ADD 2025: Rp108 Miliar untuk 86 Desa

Buntok | EnterKal – Bupati Barito Selatan, Eddy Raya...

Ketua DPRD Subandi Jelaskan Peran Strategis Parpol dan DPRD dalam Pendidikan Politik

“Partai politik adalah kendaraan konstitusional untuk memperjuangkan aspirasi dan cita-cita bersama. Parpol menjadi sarana warga negara untuk berpartisipasi dalam proses politik"

Pemkot Rancang Penataan Ulang Pasar Datah Manuah

“Dari awal tahun 2026 saya fokus turun ke kantong-kantong ekonomi masyarakat. Salah satunya pasar. Saya datangi satu per satu pasar di Kota Palangka Raya untuk kita tata ke depan”

Bupati Barito Timur Terbitkan Edaran Ramadan 1447 H, Tekankan Ketertiban, Toleransi, dan Larangan Tindakan Sepihak

“Memeriahkan Ramadan dapat dilakukan dengan memasang spanduk-spanduk serta ornamen Ramadan atau lampu hias bernuansa Islami pada rumah-rumah ibadah dan lingkungannya”

Palangka Raya Semakin Keren, Layanan Darurat Call Center 112 Terbaik Nasional

“Prestasi ini adalah hasil kolaborasi dan komitmen bersama. Layanan Darurat 112 merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan perlindungan dan rasa aman kepada masyarakat, khususnya dalam situasi kedaruratan"

Popular Articles