spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Nasri Sebut Arsenal “Dihukum” Wasit di Final Liga Champions

Mantan gelandang Arsenal Samir Nasri menilai keputusan-keputusan wasit pada babak kedua final Liga Champions cenderung merugikan The Gunners, meski ia tetap mengakui keberhasilan PSG mempertahankan gelar Eropa berkat keunggulan taktik Luis Enrique.

Budapest | EnterKal – Mantan gelandang Arsenal, Samir Nasri, melontarkan kritik terhadap kepemimpinan wasit usai kekalahan The Gunners dari Paris Saint-Germain pada final Liga Champions 2026.

Menurut Nasri, sejumlah keputusan wasit pada babak kedua cenderung merugikan Arsenal dan menjadi salah satu faktor yang memengaruhi jalannya pertandingan.

Dalam laga yang berlangsung di Budapest tersebut, Arsenal gagal mengangkat trofi setelah kalah dalam drama yang berlangsung ketat. Pertandingan sempat berakhir imbang 1-1 sebelum Arsenal kehilangan peluang emas saat penalti krusial yang dieksekusi Gabriel Magalhaes melambung di atas mistar.

Sebut Arsenal “Dihukum” Wasit

Nasri menilai perubahan pendekatan wasit terlihat setelah jeda babak pertama.

Menurutnya, cara Arsenal mengelola tempo pertandingan pada babak pertama menjadi salah satu alasan mengapa keputusan-keputusan wasit kemudian lebih banyak menguntungkan lawan.

“Di babak kedua, wasit secara sistematis meniup peluit melawan Arsenal. Dia menghukum mereka karena membuang-buang waktu di babak pertama,” kata Nasri dalam wawancara di Canal+.

Pada babak pertama, Arsenal sempat unggul lebih dulu melalui gol Kai Havertz dan mampu meredam permainan PSG melalui organisasi pertahanan yang disiplin.

Namun, menurut Nasri, situasi tersebut justru memengaruhi cara pertandingan dipimpin setelah turun minum.

Soroti Insiden Madueke

Salah satu momen yang menjadi perhatian adalah insiden yang melibatkan Noni Madueke pada masa tambahan waktu.

Madueke terjatuh di area penalti setelah mendapat tekanan dari Nuno Mendes, memicu protes dari pemain dan pendukung Arsenal yang meminta hadiah penalti.

Meski sebelumnya mengkritik wasit, Nasri mengakui keputusan untuk tidak memberikan penalti masih berada dalam wilayah interpretasi.

“Jika dia meniup peluit untuk penalti, saya rasa VAR tidak akan membatalkannya. Namun, fakta bahwa dia tidak meniup peluit juga bukanlah skandal,” ujarnya.

Menurut Nasri, insiden tersebut termasuk kategori keputusan yang masih dapat diperdebatkan dan bukan kesalahan wasit yang jelas.

Puji Kejeniusan Luis Enrique

Terlepas dari kritik terhadap wasit, Nasri memberikan apresiasi tinggi kepada pelatih PSG, Luis Enrique.

Ia menilai pelatih asal Spanyol tersebut kembali menunjukkan kualitasnya dalam membaca permainan dan mengelola tekanan di partai besar.

“Dia tidak akan pernah mengambil risiko yang tidak diperhitungkan. Sejak dia menemukan formula yang tepat, segalanya terkendali. Dia selalu memiliki rencana untuk mengalahkan pelatih lawan,” kata Nasri.

PSG akhirnya mampu menyamakan kedudukan melalui penalti yang dieksekusi Ousmane Dembele sebelum memastikan gelar juara.

PSG Catat Sejarah Baru

Keberhasilan mempertahankan gelar Liga Champions membuat PSG masuk ke jajaran klub elite Eropa yang mampu menjuarai kompetisi tersebut secara beruntun.

Nasri menilai pencapaian tersebut memiliki makna besar bagi sepak bola Prancis karena belum pernah diraih klub-klub lain dari negara tersebut.

“Yang pertama adalah sejarah. Yang kedua adalah legenda,” ujarnya.

Meski perdebatan mengenai kepemimpinan wasit masih berlangsung, Nasri mengakui PSG kini telah menegaskan statusnya sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola Eropa.

Wagub Kalteng Pimpin HUT ke-75 Barito Utara, Perkenalkan Program Kartu Huma Betang Sejahtera

“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, saya menyampaikan ucapan selamat Hari Jadi ke-75 kepada seluruh masyarakat Barito Utara. Ini adalah saat tepat untuk memperkuat kebersamaan dan komitmen dalam membangun daerah yang lebih maju dan merata"

Dishub Palangka Raya Terapkan Rekayasa Lalu Lintas saat Paskah 2026

Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Perhubungan akan menerapkan rekayasa lalu lintas dan pengaturan parkir terpadu di kawasan Taman Pemakaman Umum (TPU) Kilometer 12 saat perayaan Hari Raya Paskah 2026.

Menjaga Raja Ampat Sebagai Warisan Dunia untuk Generasi Mendatang

Oleh: Mukhtarudin, Sekretaris Fraksi Golkar, Anggota Komisi XII DPR...

Harga Emas Rebound ke US$5.035, Saham Emiten Menguat di Tengah Prospek Bullish

Harga emas dunia kembali melesat setelah sempat terkoreksi pada awal Februari 2026. Kenaikan tersebut menjadi sentimen positif bagi saham-saham emiten produsen emas di Bursa Efek Indonesia.

Wagub: BAZNAS Mitra Strategis Kurangi Kesenjangan dan Perkuat Ekonomi Umat

Wakil Gubernur Kalimantan Tengah H. Edy Pratowo menegaskan bahwa amanah kepemimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bukan sekadar tugas administratif, melainkan tanggung jawab moral dan sosial yang besar dalam mengelola dana umat secara profesional dan akuntabel.

Bamsoet Kukuhkan PERIKHSA 4×4, Tekankan Disiplin dan Bela Negara

Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15, Bambang Soesatyo, mengukuhkan kepengurusan komunitas PERIKHSA 4x4 COMMUNITY di Parle Senayan, Jakarta, Jumat malam (17/4/2026).

Pemkot Palangka Raya Komitmen Lindungi dan Patenkan Produk Ekonomi Kreatif Lokal

“Produk-produk yang sudah bisa masuk di pasaran itu, memang harus dilindungi, dipatenkan agar kekhasan dari daerah ini tidak sampai diambil oleh daerah lain"

Golkar Senayan: Perkuat Fondasi Ekonomi Nasional untuk Hadapi Kebijakan Trump

“Jadi, memperkuat fondasi ekonomi nasional sangat penting karena menjadi dasar bagi stabilitas, pertumbuhan, dan kesejahteraan suatu negara”

Gubernur Kalteng dan Yovie Widianto Bahas Penguatan Ekonomi Kreatif

“Kunjungan Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi Kreatif Yovie Widianto menjadi kehormatan sekaligus momentum strategis untuk memperkuat kolaborasi pengembangan ekonomi kreatif di Kalimantan Tengah"

Bupati Barsel Hadiri Pengukuhan Forum Puspa Kabupaten Barito Selatan

“Perempuan memiliki peran strategis dalam pembangunan dan tidak lagi diposisikan sebagai objek, melainkan sebagai subjek pembangunan. Demikian pula anak sebagai aset bangsa wajib mendapatkan perlindungan serta jaminan tumbuh kembang yang optimal agar kelak menjadi generasi yang berkarakter dan berdaya saing”

Popular Articles