spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Korban TPPO Asal Barito Selatan Tiba di Indonesia, Mukhtarudin Imbau Gunakan Jalur Resmi PMI

Pemulangan korban TPPO asal Kalimantan Tengah menjadi momentum bagi Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia untuk memperkuat edukasi masyarakat mengenai bahaya perekrutan nonprosedural dan pentingnya verifikasi lowongan kerja melalui sistem resmi pemerintah.

Jakarta | EnterKal – Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin, menyambut langsung kedatangan Supiat (21), korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) asal Desa Bintang Kurung, Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah, yang berhasil dipulangkan dari Kamboja. Pemerintah memastikan korban memperoleh pendampingan kesehatan, pemulihan psikologis, serta pengawalan hingga kembali ke kampung halamannya.

Supiat tiba di Kantor Kementerian P2MI didampingi Kepala Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Banten untuk menjalani pemeriksaan kondisi fisik dan psikologis setelah dievakuasi dari jaringan sindikat penipuan daring (online scam).

“Alhamdulillah hari ini Supiat bersama saya. Dia ditemani Kepala Balai BP3MI Banten ke Kantor KP2MI,” ujar Menteri Mukhtarudin, Senin 29 Juni 2026.

Kasus yang dialami Supiat menunjukkan masih maraknya praktik perdagangan orang dengan modus tawaran pekerjaan luar negeri melalui media sosial. Pemerintah menilai edukasi mengenai jalur penempatan resmi menjadi langkah penting untuk mencegah masyarakat menjadi korban eksploitasi dan kejahatan lintas negara.

Terjebak Modus Lowongan Kerja di Facebook

Di hadapan Menteri P2MI, Supiat menceritakan awal mula dirinya menjadi korban TPPO.

Ia mengaku tertarik pada tawaran pekerjaan yang ditemukannya melalui Facebook. Setelah berkomunikasi melalui pesan pribadi dan WhatsApp, ia dijanjikan bekerja secara legal di Malaysia sebagai pekerja kebun dengan gaji tinggi.

Namun sesampainya di luar negeri, perjalanan dialihkan ke Kamboja. Di negara tersebut Supiat dipaksa bekerja sebagai operator penipuan daring dan tidak menerima haknya sebagaimana dijanjikan.

Mukhtarudin menyampaikan apresiasi kepada KBRI Phnom Penh serta seluruh pihak yang berperan dalam penyelamatan korban.

“Alhamdulillah terima kasih semua pihak, KBRI maupun masyarakat yang menginformasikan kepada kita,” katanya.

Pengawalan Hingga Tiba di Rumah

Kementerian P2MI memastikan seluruh proses pemulangan Supiat dilakukan tanpa membebani korban maupun keluarganya.

Setelah menjalani pemeriksaan kesehatan dan masa transit di Jakarta, Supiat dijadwalkan melanjutkan perjalanan menuju Kalimantan Tengah melalui Palangka Raya.

Petugas BP3MI akan menjemput korban di bandara dan mengantarkannya menggunakan kendaraan operasional hingga tiba di rumah keluarganya di Kabupaten Barito Selatan.

“Insya Allah besok akan pulang ke Kalteng melalui Palangkaraya. Nanti ada dari petugas kita BP3MI Kalsel jemput dan diantar sampai di rumahnya,” jelas Mukhtarudin.

Jangan Mudah Percaya Iming-iming Gaji Besar

Pengalaman menjadi korban perdagangan orang meninggalkan trauma mendalam bagi Supiat.

Ia mengaku belum memiliki keinginan untuk kembali bekerja ke luar negeri dalam waktu dekat dan mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur tawaran pekerjaan dengan iming-iming penghasilan besar.

“Jangan mudah tergiur dengan iming-iming gaji besar karena risikonya sangat besar jika bekerja lewat jalur yang tidak resmi,” pesan Supiat.

Menanggapi maraknya modus perekrutan melalui media sosial, Mukhtarudin menegaskan setiap calon pekerja migran wajib menggunakan jalur resmi pemerintah.

Ia mengimbau masyarakat melakukan verifikasi perusahaan, negara tujuan, serta legalitas lowongan kerja melalui Sistem Komputerisasi Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (SISKOP2MI) sebelum menerima tawaran pekerjaan di luar negeri.

Kementerian P2MI menegaskan bahwa perlindungan pekerja migran tidak berhenti pada proses pemulangan korban, tetapi juga diperkuat melalui edukasi dan pencegahan agar masyarakat tidak kembali menjadi sasaran sindikat perdagangan orang. Pemerintah berharap kasus yang dialami Supiat menjadi pelajaran bersama mengenai pentingnya bekerja ke luar negeri melalui jalur yang legal, aman, dan terverifikasi. (Fj-Red)

Outstanding Kredit Balikpapan Tembus Rp31,45 Triliun, Investasi Jadi Penggerak Utama

“Fenomena ini menggambarkan strategi defensif yang dipilih dunia usaha. Mereka tetap berkomitmen pada investasi jangka panjang namun menahan diri dalam perluasan operasional harian”

Posbakum Bukit Tunggal Jadi Percontohan Nasional, Arbert Tombak: Bukti Keadilan Humanis untuk Masyarakat

“Kelurahan Bukit Tunggal menjadi satu-satunya yang berhasil mengimplementasikan Posbakum dengan baik. Kami sangat bangga karena kerja nyata tim mendapat perhatian nasional”

Ekonomi Kaltara 2026 Diproyeksi Tumbuh, Industri Pengolahan Menguat

Di tengah proyeksi perlambatan pertambangan, industri pengolahan dan kawasan industri berpeluang menopang pertumbuhan Kaltara apabila terhubung dengan bahan baku serta tenaga kerja lokal.

DPRD Dorong Pembangunan Jalan Bukit Keminting untuk Atasi Kemacetan

Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Subandi, mendorong realisasi pembangunan badan jalan di kawasan Bukit Keminting guna meningkatkan konektivitas dan kelancaran arus lalu lintas.

Survei Litbang Kompas: Kepuasan Publik atas Program Pendidikan Huma Betang Capai 97,8 Persen

Transformasi sektor pendidikan di Kalimantan Tengah di bawah kepemimpinan Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran dan Wakil Gubernur Edy Pratowo mencatat respons publik yang sangat tinggi. Hasil Survei Teropong Daerah yang dilakukan Litbang Kompas menunjukkan tingkat kepuasan terhadap Program Pendidikan Huma Betang mencapai 97,8 persen.

Wabup Seruyan Dukung Pembangunan Mushola Al Ikhlas di Kantor Kemenag

Wakil Bupati Seruyan, Supian, menegaskan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Seruyan terhadap pembangunan sarana ibadah.

Unboxing Ekonomi Syariah: Indonesia Siap Pimpin Ekonomi Halal Dunia

Unboxing Ekonomi Syariah: Indonesia Siap Pimpin Ekonomi Halal Dunia.

Pawai Tahun Baru Islam 1447 H di Palangka Raya Usung Semangat Persatuan dan Dakwah

“Tahun baru Hijriah bukan hanya tentang perayaan, tapi tentang pembaruan niat dan komitmen untuk menjadi pribadi yang lebih baik, serta menjaga harmoni di tengah keberagaman Kalimantan Tengah”

Pemkab Seruyan Serahkan LKPD 2025 ke BPK Kalteng Tepat Waktu

Pemerintah Kabupaten Seruyan menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 yang belum diaudit kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Kalimantan Tengah, Selasa (31/3/2026).

Palangka Raya Naik Predikat SAKIP dari B ke BB, DPMPTSP Raih WBK Nasional

“Peningkatan predikat SAKIP dari B menjadi BB merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran Pemerintah Kota Palangka Raya dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan berorientasi pada hasil. Penghargaan Zona Integritas yang diraih DPMPTSP menjadi bukti komitmen kami menghadirkan pelayanan publik yang transparan dan berkualitas"

Popular Articles