spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Pemkot Palangka Raya Perkuat Kompetensi Mediator untuk Cegah Konflik Sosial

Pemerintah Kota Palangka Raya meningkatkan kapasitas aparatur di bidang mediasi guna mempercepat penyelesaian sengketa, menjaga stabilitas sosial, dan memperkuat kualitas pelayanan publik.

Palangka Raya | EnterKal – Pemerintah Kota Palangka Raya terus memperkuat kapasitas aparatur dalam penyelesaian sengketa melalui pendekatan mediasi. Langkah tersebut diwujudkan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Kapasitas Mediator bagi Aparatur di Lingkungan Pemerintah Kota Palangka Raya yang dibuka oleh Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Palangka Raya, Jayani, Kamis (23/7/2026).

Dalam sambutannya, Jayani menegaskan bahwa penyelesaian sengketa melalui mediasi menjadi salah satu cara efektif untuk menjaga stabilitas sosial sekaligus menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

“Penyelesaian sengketa secara cepat dan tepat akan mencegah konflik berkembang menjadi persoalan yang lebih besar, menghemat biaya penanganan perkara, sekaligus menjaga stabilitas sosial di tengah masyarakat,” katanya.

Dorong Penyelesaian Sengketa Secara Damai

Menurut Jayani, penyelesaian konflik melalui dialog dan musyawarah tidak hanya memberikan solusi yang lebih cepat, tetapi juga berkontribusi dalam membangun hubungan yang harmonis antara pemerintah dan masyarakat.

Ia menilai pendekatan tersebut dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap pemerintah sekaligus mendukung terciptanya pelayanan publik yang lebih berkualitas.

Bangun Aparatur yang Profesional

Jayani menambahkan, peningkatan kompetensi aparatur di bidang mediasi merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Palangka Raya dalam membangun birokrasi yang profesional, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Melalui pelatihan tersebut, aparatur diharapkan memiliki kemampuan menjadi fasilitator penyelesaian konflik yang mengedepankan prinsip keadilan, komunikasi yang efektif, serta kepastian hukum.

Penyelesaian sengketa melalui mediasi dapat mengurangi potensi konflik berkepanjangan, mempercepat penyelesaian persoalan di masyarakat, dan menghemat biaya penanganan perkara. Penguatan kapasitas mediator di lingkungan pemerintah juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap birokrasi. (Red)

Bupati Seruyan Minta Kepala Dinas Tingkatkan Kinerja dan Disiplin ASN

Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, menegaskan masih banyak pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesaikan di berbagai sektor. Ia meminta seluruh kepala dinas bekerja maksimal dan tidak hanya menjalankan tugas secara normatif.

Gubernur Buka Konferwil XIII NU Kalteng, Tegaskan Peran Strategis NU dalam Pembangunan dan Moderasi Beragama

“Sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi kemasyarakatan, khususnya organisasi keagamaan seperti NU, sangat dibutuhkan dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan dan dinamika sosial yang terus berkembang”

DPRD Dorong Kebijakan Lingkungan Berbasis Riset di Palangka Raya

“Permasalahan lingkungan ini membutuhkan sentuhan keilmuan agar penanganannya tepat sasaran. Akademisi memiliki kapasitas untuk mengidentifikasi akar persoalan secara objektif dan merumuskan solusi jangka panjang”

Pemko Palangka Raya Gelar Rakor Penanggulangan Kemiskinan, Wawali: Butuh Kolaborasi dan Inovasi Nyata

“Upaya pengentasan kemiskinan bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata, namun membutuhkan kolaborasi aktif dari masyarakat, dunia usaha, dan semua pihak”

Menhaj Temukan Kekurangan Kapasitas Tenda Jemaah Indonesia di Arafah

Pemerintah pastikan seluruh jemaah mendapatkan tempat layak saat puncak ibadah haji di Armuzna

DPD Golkar Palangka Raya Salurkan Empat Ekor Sapi Kurban di Hari Raya Iduladha 1446 H

“Alhamdulillah, tahun ini DPD Golkar Kota Palangka Raya berkurban empat ekor sapi. Tiga ekor disembelih di sekretariat kami, sementara satu ekor lainnya kami serahkan sebagai bantuan kepada pihak provinsi”

Fairid Bidik Atlet Potensial di Porprov XIII Kalteng

Pemerintah Kota Palangka Raya menilai Porprov XIII Kalimantan Tengah 2026 bukan hanya ajang perebutan prestasi, tetapi juga momentum strategis untuk menemukan dan membina atlet potensial menuju level nasional.

Pemkot Palangka Raya Gelar Seminar Akhir Analisis Kebijakan Pengelolaan Pasar Modern

“Pasar Kahayan bukan sekadar tempat transaksi jual beli, tetapi pusat pergerakan ekonomi masyarakat. Karena itu, pengelolaannya harus diarahkan menjadi lebih modern dan tertata, tanpa meninggalkan ruh pasar rakyat"

Dishub Palangka Raya Terapkan Rekayasa Lalu Lintas saat Paskah 2026

Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Perhubungan akan menerapkan rekayasa lalu lintas dan pengaturan parkir terpadu di kawasan Taman Pemakaman Umum (TPU) Kilometer 12 saat perayaan Hari Raya Paskah 2026.

Achmad Zaini Dorong PCB Jadi Ruang Kreativitas dan Ekonomi Warga

Palangka Raya Community Battle digelar 18–20 Agustus dengan lomba, hiburan, pasar murah, tenant kuliner, dan layanan kesehatan gratis untuk menghidupkan ruang publik sekaligus menggerakkan ekonomi warga.

Popular Articles