Palangka Raya | EnterKal – Pemerintah Kota Palangka Raya bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Palangka Raya memperkuat implementasi Satu Data Indonesia melalui pencanangan Program Kelurahan Cinta Statistik (Cantik). Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas data sektoral hingga tingkat kelurahan sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.
Pencanangan Kelurahan Cantik dirangkaikan dengan Ekspose Statistik Sektoral Kelurahan Pahandut, Kelurahan Panarung, dan Kelurahan Tanjung Pinang. Kegiatan berlangsung di Aula Peteng Karuhei II, Kantor Wali Kota Palangka Raya, Selasa (4/8/2026), dan dibuka oleh Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini.
Perkuat Implementasi Satu Data Indonesia
Dalam sambutannya, Achmad Zaini mengapresiasi pelaksanaan Program Kelurahan Cantik sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola data pemerintah hingga tingkat pemerintahan paling dekat dengan masyarakat.
“Kelurahan Cinta Statistik merupakan program percepatan penguatan statistik sektoral secara nasional yang dilaksanakan pada tingkat pemerintahan terkecil. Program ini juga merupakan implementasi Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia,” ucapnya.
Menurut Zaini, kualitas data menjadi faktor penting dalam mendukung proses perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi pembangunan daerah. Karena itu, pemerintah daerah terus memperkuat sistem statistik sektoral agar setiap kebijakan disusun berdasarkan data yang akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Ia menjelaskan komitmen tersebut telah diperkuat melalui Peraturan Wali Kota Palangka Raya Nomor 31 Tahun 2021 yang menjadi landasan penyelenggaraan statistik sektoral di lingkungan Pemerintah Kota Palangka Raya.
Data Akurat untuk Kebijakan Tepat Sasaran
Zaini menegaskan keberadaan regulasi tersebut menjadi wujud komitmen Pemerintah Kota Palangka Raya dalam memenuhi kebutuhan data statistik yang berkualitas sebagai dasar pengambilan keputusan.
Menurutnya, statistik sektoral tidak hanya berfungsi sebagai sumber informasi, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam memastikan setiap program pembangunan berjalan efektif, efisien, dan tepat sasaran.
Melalui Program Kelurahan Cantik, pemerintah berharap aparatur kelurahan memiliki kapasitas yang semakin baik dalam mengelola, menyajikan, serta memanfaatkan data statistik secara profesional sehingga mampu mendukung pembangunan yang berkelanjutan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala BPS Kota Palangka Raya, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Palangka Raya, perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta para camat dan lurah se-Kota Palangka Raya. Sinergi antara pemerintah daerah dan BPS diharapkan semakin memperkuat budaya pengelolaan data yang berkualitas sebagai fondasi pembangunan Kota Palangka Raya. (Red)





