spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Edy Pratowo Dorong Pelayanan Publik Kalteng Bebas Maladministrasi

Pemprov Kalimantan Tengah menjadikan penilaian maladministrasi Ombudsman RI sebagai instrumen memperkuat tata kelola pemerintahan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, dan mencegah praktik maladministrasi secara berkelanjutan.

Palangka Raya | EnterKal – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus memperkuat kualitas pelayanan publik dengan menjadikan penilaian maladministrasi Ombudsman Republik Indonesia sebagai instrumen evaluasi dan perbaikan tata kelola pemerintahan. Komitmen tersebut ditegaskan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, saat membuka Entry Meeting Opini Ombudsman RI: Penilaian Maladministrasi Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2026 di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Kamis (6/8/2026).

Menurut Edy, pelayanan publik merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah dalam memenuhi hak-hak masyarakat. Oleh karena itu, seluruh penyelenggara layanan dituntut memberikan pelayanan yang profesional, transparan, cepat, mudah diakses, akuntabel, serta bebas dari praktik maladministrasi.

Penilaian Jadi Instrumen Perbaikan

Edy menegaskan, penilaian Ombudsman tidak semata-mata bertujuan memenuhi indikator administratif, tetapi menjadi sarana penting untuk memperkuat tata kelola pelayanan publik.

“Penilaian ini bukan sekadar memenuhi indikator administratif, tetapi menjadi instrumen penting untuk mencegah maladministrasi, memperkuat kepatuhan terhadap standar pelayanan, sekaligus mendorong perbaikan tata kelola pemerintahan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat,” ujar Edy.

Ia menjelaskan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus melakukan pembinaan dan pendampingan kepada seluruh perangkat daerah melalui penguatan enam pilar pelayanan publik, meliputi penyempurnaan standar pelayanan, peningkatan profesionalisme aparatur, penyediaan sarana dan prasarana yang inklusif, pengembangan sistem informasi pelayanan publik, penguatan sistem konsultasi dan pengaduan masyarakat, serta pengembangan inovasi pelayanan yang adaptif.

IPP Kalteng Capai Kategori Baik

Edy mengungkapkan, hasil Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2025 menunjukkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah meraih Indeks Pelayanan Publik (IPP) sebesar 3,97 dengan kategori “Baik”.

Capaian tersebut, menurutnya, menjadi modal sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik pada tahun 2026.

Ia juga menginstruksikan seluruh kepala perangkat daerah tingkat provinsi maupun kabupaten/kota agar mendukung penuh proses penilaian Ombudsman dengan bersikap kooperatif, terbuka, dan transparan.

“Saya meminta seluruh perangkat daerah menjadikan setiap catatan dan rekomendasi Ombudsman sebagai bahan evaluasi untuk melakukan perbaikan berkelanjutan, sehingga pelayanan publik di Kalimantan Tengah semakin berkualitas dan terbebas dari maladministrasi,” pungkasnya.

Ombudsman Utamakan Pencegahan

Sementara itu, Anggota Ombudsman RI, Syafrida Rachmawati Rasahan, menjelaskan bahwa penilaian opini maladministrasi merupakan bagian dari strategi pencegahan agar kualitas pelayanan publik terus meningkat.

“Tujuan utama penilaian ini bukan mencari siapa yang salah atau benar, melainkan membangun sistem pencegahan agar pelayanan publik semakin prima dan masyarakat memperoleh layanan yang sesuai dengan standar,” ungkap Syafrida.

Ia menerangkan, penilaian tahun 2026 mencakup tiga instrumen utama, yakni kepatuhan terhadap pelaksanaan produk Ombudsman berupa tindakan korektif dan rekomendasi, penilaian langsung dari masyarakat melalui wawancara tingkat kepuasan layanan, serta evaluasi terhadap dimensi input, proses, output, dan pengelolaan pengaduan pelayanan publik.

Syafrida berharap seluruh instansi memberikan dukungan penuh kepada tim penilai dengan menyediakan data yang diperlukan dan membuka akses selama proses penilaian berlangsung.

“Kami berharap seluruh instansi berkolaborasi secara terbuka dengan tim Ombudsman. Setiap hasil penilaian nantinya diharapkan menjadi umpan balik untuk memperkuat budaya perbaikan berkelanjutan dalam penyelenggaraan pelayanan publik,” katanya.

Ia juga mengapresiasi perkembangan Kota Palangka Raya yang dinilai semakin tertata dan nyaman bagi masyarakat. Menurutnya, kemajuan tersebut mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas.

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Sunarti, Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kalimantan Tengah R. Biroum Bernardianto, serta diikuti secara virtual oleh Forkopimda, instansi vertikal, dan kepala perangkat daerah kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah. (Red)

Jelang Idul Adha, Pemkab Barsel Salurkan Bantuan Hewan Kurban dari Presiden dan Pemprov Kalteng

“Bantuan sapi kurban ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah pusat, provinsi, dan daerah dalam mendukung ibadah kurban sekaligus mempererat silaturahmi menjelang hari besar keagamaan”

Pemkot Palangka Raya Dukung Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih

“Koperasi merupakan wadah yang sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui Koperasi Merah Putih, diharapkan muncul semangat baru bagi masyarakat untuk mengembangkan potensi ekonomi di tingkat lokal"

173 Hotspot Terdeteksi di Sekitar IKN, 55 Titik Mengalami Kebakaran

Otorita IKN mencatat 173 hotspot di 23 desa dan kelurahan hingga 31 Agustus 2026, dengan 55 titik teridentifikasi mengalami kebakaran yang sebagian besar diduga berkaitan dengan aktivitas manusia.

Idul Adha 1446 H, Spirit Keikhlasan dan Solidaritas Untuk Indonesia yang Inklusif

Sebagai seorang Muslim dan wakil rakyat dari Kalimantan Tengah, saya melihat Idul Adha bukan sekadar perayaan tahunan, tetapi sebuah panggilan mendalam untuk merefleksikan nilai-nilai keikhlasan, pengorbanan, dan solidaritas sosial yang menjadi inti ajaran Islam.

Pemko Palangka Raya Sediakan Mobil Alphard Gratis untuk Pengantin

Program pinjam pakai mobil dinas jenis Alphard gratis bagi pasangan pengantin yang digagas Wali Kota Fairid Naparin terus berlanjut dan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Pakar Teknologi: AI Harus Dikembangkan dengan Nilai Kemanusiaan

“Nilai-nilai yang mendasari AI dari luar belum tentu cocok dengan kondisi sosial dan budaya Indonesia”

Pemerintah Luncurkan KUR Penempatan Pekerja Migran 2026, Suku Bunga 6 Persen dan Plafon Hingga Rp100 Juta

Pemerintah melalui Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) resmi meluncurkan Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Penempatan Pekerja Migran Indonesia Tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pembiayaan bagi calon pekerja migran.

DPRD Dorong Kebijakan Lingkungan Berbasis Riset di Palangka Raya

“Permasalahan lingkungan ini membutuhkan sentuhan keilmuan agar penanganannya tepat sasaran. Akademisi memiliki kapasitas untuk mengidentifikasi akar persoalan secara objektif dan merumuskan solusi jangka panjang”

Tabligh Akbar Isra Mi’raj di Polda Kalteng, Gubernur Tekankan Spiritualitas dan Persatuan dalam Semangat Huma Betang

“Peringatan Isra Mi’raj bukan sekadar mengenang perjalanan luar biasa Rasulullah SAW, namun menjadi momentum spiritual untuk memperkuat keimanan, serta meneguhkan kembali kewajiban shalat sebagai tiang agama dan sarana pembentukan pribadi yang berakhlakul karimah"

Bupati Seruyan Gelar Ramah Tamah Bersama Pimpinan Muhammadiyah se-Kalteng

Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si., menggelar acara ramah tamah bersama unsur pimpinan Muhammadiyah se-Kalimantan Tengah pada Jumat (25/4). Kegiatan yang berlangsung di Aula Rumah Jabatan Bupati ini menjadi bagian dari rangkaian Musyawarah Pimpinan Wilayah (Musypimwil) Muhammadiyah Kalimantan Tengah.

Popular Articles