spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Dishut Kaltara Perkuat Kesiapsiagaan Setelah 282 Hotspot Terdeteksi

Sebanyak 183 hotspot tercatat pada Agustus dan 71 titik tambahan hingga 11 September, mendorong Dishut Kaltara memperkuat patroli, verifikasi lapangan, dan pembukaan lahan tanpa bakar.

TANJUNG SELOR | EnterKal – Dinas Kehutanan (Dishut) Kalimantan Utara (Kaltara) memperkuat kesiapsiagaan dan mitigasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) setelah pemantauan satelit mendeteksi 282 hotspot di Kaltara hingga 11 September 2026.

Data pemantauan satelit Terra Aqua, SNPP, dan NOAA20 NASA dengan tingkat kepercayaan tinggi (High Confidence Level) menunjukkan peningkatan signifikan pada Agustus. Sebanyak 183 hotspot tercatat pada bulan tersebut, disusul tambahan 71 hotspot hingga 11 September 2026.

Kepala Bidang Perlindungan dan Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDE) Dishut Kaltara, Maryanto, S.Hut., M.AP., mengatakan peningkatan tersebut menjadi perhatian serius meski jumlah hotspot Kaltara masih lebih rendah dibandingkan sejumlah provinsi lain.

“Jumlah hotspot kita memang masih lebih rendah dibanding beberapa provinsi lain. Namun, kenaikan pada Agustus harus menjadi perhatian. Kita tidak boleh lengah,” kata Maryanto, Ahad (13/9).

Hotspot Melonjak pada Agustus

Secara nasional, tercatat 34.404 hotspot di Indonesia. Dari jumlah tersebut, Kaltara berada di peringkat ke-19.

Berdasarkan data rekapitulasi Sipongi Kementerian Kehutanan (Kemenhut) RI, hotspot Kaltara tercatat satu titik pada Januari, satu titik pada Februari, dua titik pada Maret, 10 titik pada April, delapan titik pada Mei, tiga titik pada Juni, dan tiga titik pada Juli.

Angka tersebut kemudian meningkat menjadi 183 hotspot pada Agustus dan bertambah 71 titik hingga 11 September.

Kenaikan pada Agustus menjadi perhatian karena terjadi setelah jumlah hotspot pada bulan-bulan sebelumnya berada pada tingkat yang jauh lebih rendah.

Dishut Kaltara kemudian memperkuat pencegahan dan deteksi dini untuk memastikan setiap titik yang terdeteksi dapat segera diverifikasi di lapangan.

Tiga Langkah Perkuat Deteksi Dini

Langkah pertama adalah memperkuat patroli terpadu dan ground check cepat dengan mengoptimalkan peran Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) di seluruh kabupaten/kota.

Setiap koordinat hotspot yang terdeteksi melalui sistem Sipongi akan ditindaklanjuti dengan pengecekan di lapangan untuk mengetahui kondisi sebenarnya.

Langkah kedua berupa peningkatan sinergi lintas lembaga bersama Balai Pengendalian Perubahan Iklim (PPI), Manggala Agni, tim penegakan hukum Kementerian Kehutanan, TNI/Polri, serta masyarakat.

Kolaborasi tersebut diarahkan agar potensi kebakaran dapat ditangani lebih cepat.

Langkah ketiga adalah memperkuat edukasi Pembukaan Lahan Tanpa Bakar (PLTB) kepada masyarakat dan pemegang izin konsesi hutan.

Edukasi tersebut ditujukan untuk mencegah penggunaan api dalam kegiatan membuka maupun membersihkan lahan.

“Yang paling penting adalah pencegahan. Setiap titik yang terdeteksi harus segera diverifikasi agar kita mengetahui kondisi sebenarnya di lapangan dan bisa mengambil langkah secepat mungkin,” jelasnya.

Pemerintah dan Masyarakat Diminta Tak Lengah

Maryanto menegaskan peningkatan hotspot harus menjadi perhatian bersama. Pemerintah, masyarakat, pemegang izin, dan seluruh pihak terkait memiliki peran dalam mencegah karhutla, terutama ketika kondisi cuaca semakin kering.

Dishut Kaltara berharap peningkatan kewaspadaan dan kerja sama seluruh pihak dapat menjaga kondisi karhutla tetap terkendali.

Masyarakat juga diharapkan tidak melakukan pembakaran lahan serta segera melaporkan indikasi kebakaran yang ditemukan di lingkungan sekitar. (Red)

BRIN Kenalkan Laboratorium Teknologi Bioproses ke Pelajar SMP

Badan Riset dan Inovasi Nasional memperkenalkan fasilitas Laboratorium Teknologi Bioproses kepada siswa SMP Negeri 23 Jakarta, Kamis (30/4/2026).

Menteri P2MI Mukhtarudin Dorong Digitalisasi Museum Sejarah Cornelius Willem di Lanud Iskandar

“Museum Cornelius Willem ini menyimpan banyak saksi sejarah yang sangat bermakna dan perlu terus disosialisasikan sebagai literasi warisan sejarah untuk generasi anak negeri. Oleh karena itu, ini harus dibuat format literasi digitalnya untuk negeri"

Hadiri Launching E-Pahari dan EDC Bank Kalteng, Fairid Dorong Digitalisasi Transaksi Pemda Palangka Raya

Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin menghadiri kegiatan launching E-Pahari dan Electronic Data Capture (EDC) Bank Kalteng yang dirangkaikan dengan rapat koordinasi Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) se-Provinsi Kalimantan Tengah serta Kick Off Mini Champion TP2DD Kalteng.

Pemko Palangka Raya Tinjau Antrean BBM, Pertamax Disebut Jadi Pemicu

Pemerintah kota bersama lintas instansi mulai memetakan penyebab antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU

Bupati Pulang Pisau Hadiri Audiensi Pencegahan Karhutla Bersama Kapolda Kalteng di Tumbang Nusa

Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau bersama Polda Kalimantan Tengah memperkuat koordinasi dan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau dengan mengedepankan langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan.

Bank Kalteng Pastikan Layanan Pembayaran KHBS Kembali Beroperasi Mulai 25 Maret 2026

Pelayanan pembayaran Program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) dipastikan kembali beroperasi di seluruh jaringan Bank Kalteng mulai Rabu (25/3/2026), setelah libur panjang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

DPRD Palangka Raya Dukung Penuh Program Sekolah Rakyat dari Pemerintah Pusat

“Harapan kami, kehadiran Sekolah Rakyat ini bisa membuka kesempatan lebih luas bagi generasi muda untuk mendapatkan pendidikan berkualitas”

Bupati Barsel Hadiri Hari Jadi ke-23 Kabupaten Gunung Mas, Dorong Kerja Sama Antarwilayah

“Kita harap momentum hari jadi ini menjadi titik tolak bagi kemajuan yang lebih pesat lagi bagi Kabupaten Gunung Mas"

Wawali Palangka Raya Tegaskan WFH ASN Tidak Berlaku Menyeluruh

Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, menegaskan bahwa kebijakan bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintah kota tidak diberlakukan secara menyeluruh.

Mukhtarudin Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kalimantan Tengah Melalui Digitalisasi

“Maka, infrastruktur konektivitas seperti jembatan dan jaringan internet membantu menghubungkan komunitas pedesaan dengan pusat ekonomi dan layanan publik”

Popular Articles