spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Karhutla Palangka Raya Menurun Setelah Hujan, BPBD Perketat Pemantauan

BPBD menyebut hujan membantu membasahi lahan gambut dan memadamkan sejumlah titik api. Namun, pemantauan tetap dilakukan karena curah hujan belum merata dan status tanggap darurat disebut masih berlaku.

PALANGKA RAYA | EnterKal – Hujan yang mengguyur sebagian wilayah Kota Palangka Raya selama tiga hari terakhir membantu meredakan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Namun, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya mengingatkan bahwa potensi kebakaran masih perlu diwaspadai karena hujan belum merata.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Palangka Raya, Heri Pauzi, mengatakan hujan membantu memadamkan sejumlah titik api sekaligus membasahi lahan gambut yang rawan terbakar.

“Setelah hujan turun, titik panas cenderung menurun. Beberapa titik api yang sebelumnya terpantau padam secara alami karena kondisi lahan sudah basah. Ini sangat membantu tugas personel di lapangan,” ujar Heri di Palangka Raya, Rabu (28/10/2026).

Meski kondisi tersebut membantu penanganan karhutla, BPBD tetap menyiagakan personel dan melakukan pemantauan, terutama di kawasan gambut yang masih berpotensi terbakar.

Empat Kecamatan Tetap Dipantau

Heri menyebut pemantauan masih difokuskan pada Kecamatan Jekan Raya, Sebangau, Bukit Batu, dan sebagian Kecamatan Pahandut. Di wilayah tersebut, tim satuan tugas (satgas) terus melakukan pembasahan, khususnya pada lokasi yang masih terdeteksi memiliki sumber asap.

“Intinya personel tetap siaga. Peralatan dan kendaraan pemadam juga terus kami siagakan. Cuaca bisa kembali panas dan kering sewaktu-waktu, jadi tidak boleh lengah. Apalagi status tanggap darurat belum dicabut, jadi harus tetap siaga,” tegasnya.

Menurut Heri, kondisi setelah hujan belum menjadi alasan untuk mengurangi kewaspadaan. Perubahan cuaca dapat kembali meningkatkan risiko kebakaran, terutama di lahan gambut yang belum sepenuhnya basah.

Patroli dan Pencegahan Tetap Dilakukan

Untuk mencegah karhutla kembali meluas, tim satgas melanjutkan patroli rutin di kawasan rawan, sosialisasi larangan membuka lahan dengan membakar, serta penguatan koordinasi dengan masyarakat dan unsur terkait.

“Berdasarkan evaluasi kami, kuncinya ada pada mitigasi sejak dini dan kecepatan respons. Selama musim kemarau ini seluruh tim bekerja ekstra. Atas arahan Wali Kota Palangka Raya, kami juga menggandeng perangkat daerah terkait untuk membantu penanganan karhutla,” jelas Heri.

Pemerintah daerah juga akan memperkuat pengawasan terhadap pembukaan lahan dan mendorong penegakan hukum terhadap pelanggaran, disertai peningkatan peran masyarakat dalam mencegah kebakaran.

“Upaya mencegah api kembali muncul terus kami lakukan. Selain patroli dan sosialisasi, kami mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika melihat titik api agar bisa cepat ditangani sebelum meluas,” pungkasnya.

BPBD mengimbau masyarakat segera melaporkan kemunculan titik api atau asap agar petugas dapat melakukan pemeriksaan dan penanganan lebih awal. Hujan yang turun menjadi faktor pendukung penanganan karhutla, tetapi pemantauan dan pencegahan tetap diperlukan selama potensi kebakaran masih ada. (Red)

Buka Konsolidasi Pendidikan 2026, Hamka Tekankan Sinergi Tingkatkan Mutu SDM Kalteng

Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Hamka, membuka kegiatan Konsolidasi Daerah Pendidikan Dasar dan Menengah Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026, Selasa (3/3/2026), di M Bahalap Hotel.

Musim Kemarau, Disdik Palangka Raya Instruksikan Sekolah Batasi Aktivitas Luar Ruangan

Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya menerbitkan surat edaran sebagai langkah mitigasi dampak musim kemarau dan potensi kabut asap, dengan mengatur penggunaan masker serta penyesuaian aktivitas pembelajaran demi melindungi kesehatan warga sekolah.

Polairud Polda Jatim Bongkar Penyelundupan Solar Subsidi ke Kalteng

Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara Polda Jawa Timur mengungkap kasus dugaan penyelundupan BBM solar subsidi dari Blora, Jawa Tengah, ke Kalimantan Tengah melalui jalur laut di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.

Golkar Palangka Raya Gelar Sembako Murah dan Cek Kesehatan Gratis, Ribuan Warga Antusias

“Jika dihitung, total harga satu paket mencapai Rp102.300. Namun masyarakat cukup menebusnya seharga Rp60.000”

Lewu Palangka Festival 2025 Resmi Digelar, Wali Kota Tegaskan Identitas Budaya Kota

“Lewu Palangka Festival adalah ruang sakral kebudayaan, tempat kita merefleksikan akar identitas, memperkuat warisan budaya, dan merayakan keberagaman dalam semangat kesatuan”

Cakupan JKN Tembus 100,18 Persen, Kalteng Raih UHC Award 2026 Kategori Madya

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah kembali meraih pengakuan nasional di sektor kesehatan dengan memboyong Universal Health Coverage (UHC) Award 2026 kategori Madya dalam ajang yang digelar di Jakarta International Expo (JIEXPO) Kemayoran, Selasa (27/1/2026).

Pemko Palangka Raya dan UIN Perkuat Sinergi Lewat Program KKN

Kolaborasi pemerintah daerah dan perguruan tinggi diharapkan memperkuat pengabdian masyarakat dan pembangunan SDM

DPRD Palangka Raya Desak Pemko Tindaklanjuti Catatan BPK, Potensi PAD Hilang Rp640 Juta

“Alhamdulillah kemarin Pemerintah Kota Palangka Raya sudah menerima LHP Semester II Tahun 2025, dan terdapat tiga catatan penting dari BPK RI"

30.000 Aduan Masuk, Pemprov Kalteng Perketat Validasi KHBS Lewat Kanal Pengaduan dan 1.432 Relawan

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah membuka kanal pengaduan resmi untuk memperkuat akurasi dan transparansi program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS). Langkah ini disertai lonjakan partisipasi publik yang signifikan.

Pneumonia di Kalbar Naik 23,8 Persen, RSUD Soedarso Perketat Kewaspadaan

Kasus pneumonia di Kalbar meningkat dari 202 menjadi 250 dalam sepekan, sementara RSUD Soedarso mencatat 29 kasus pada ME 31 dan memperkuat kewaspadaan layanan respirasi.

Popular Articles