spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Kucing Liar Khas Kalbar Jadi Target Penyelundupan, Karantina Perketat Pengawasan PLBN

Pontianak | EnterKal.com – Kucing liar khas Kalimantan Barat menjadi salah satu satwa yang rentan menjadi target penyelundupan lintas batas. Sepanjang tahun 2025, Balai Karantina Kalimantan Barat mencatat sejumlah upaya pencegahan penyelundupan satwa liar yang digagalkan di wilayah perbatasan, khususnya melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN).

Selain kucing liar, penyelundupan juga menyasar satwa dilindungi lainnya seperti trenggiling dan kukang. Kepala Balai Karantina Kalimantan Barat, Amdali Adhitama, mengungkapkan bahwa jenis satwa yang paling banyak diselundupkan didominasi oleh burung, terutama di wilayah Pontianak.

“Untuk di Pontianak ini yang banyak diselundupkan jenis burung, tanduk rusa di bandara, kura-kura bintang berbagai jenis, serta trenggiling,” jelas Amdali.

Ia menegaskan, penyelundupan satwa liar merupakan tindakan ilegal yang dapat berdampak besar terhadap keseimbangan ekosistem dan kelestarian populasi satwa. Setiap satwa yang berhasil diamankan akan ditindaklanjuti sesuai prosedur, termasuk upaya pelepasliaran kembali ke habitat alaminya setelah melalui pemeriksaan.

Menurut Amdali, penanganan penyelundupan satwa liar menghadapi tantangan yang kompleks. Perdagangan ilegal ini kerap melibatkan sindikat terorganisir dengan jaringan luas, sumber daya besar, serta modus operandi yang sulit dilacak.

“Sering kali saat dilakukan pengawasan, petugas hanya menemukan satwa liarnya saja, sementara pembawa atau pelaku tidak berada di lokasi,” ujarnya.

Hal tersebut kembali terjadi beberapa hari lalu, ketika Balai Karantina Kalimantan Barat menggagalkan upaya penyelundupan 700 ekor burung kacer dan lima ekor burung betet. Dalam kasus tersebut, petugas tidak menemukan pelaku di lokasi kejadian.

“Begitu petugas melakukan pengawasan dan menemukan burung-burung tersebut, pelaku sudah menghilang. Kami mengalami kesulitan untuk menelusuri siapa pelakunya,” ungkap Amdali.

Dalam kondisi tersebut, petugas hanya dapat mengamankan media pembawa untuk dilakukan tindakan karantina lebih lanjut guna memastikan tidak adanya penyebaran Hama Penyakit Hewan Karantina (HPHK).

Amdali menyebutkan, keuntungan finansial yang besar dari perdagangan satwa liar ilegal menjadi faktor utama yang mendorong para penyelundup berani mengambil risiko tinggi. Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam menjaga kelestarian satwa liar.

“Jika mengetahui atau mencurigai adanya aktivitas penyelundupan satwa liar, jangan ragu melaporkannya kepada pihak berwenang. Laporan masyarakat sangat membantu dalam melindungi satwa dan menghentikan praktik ilegal ini,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa hewan yang dilalulintaskan tanpa pemeriksaan karantina berpotensi membawa agen penyakit yang membahayakan kesehatan hewan lain maupun manusia.

“Karantina Kalimantan Barat akan terus memperkuat koordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan setiap perlintasan komoditas pertanian dan perikanan berjalan sesuai regulasi. Kejadian ini menjadi peringatan bahwa setiap pengiriman hewan wajib melalui prosedur karantina,” pungkas Amdali.

S1F Unggul di Quick Count Pilbup Barito Utara, Selisih 3.376 Suara

“Keunggulan ini bukan sekadar angka, melainkan cerminan dari kepercayaan publik terhadap visi dan program kami. Ini adalah amanah yang akan kami jaga dengan integritas tinggi”

Menteri Mukhtarudin: Pancasila Harus Jadi Inspirasi Perlindungan Pekerja Migran

“Selamat Hari Kesaktian Pancasila. Harapan kita agar Pancasila terus menjadi pelindung rakyat di setiap masa, dan mari kita jadikan Pancasila sebagai inspirasi untuk berbuat baik di manapun kita berada”

Kerajinan Getah Nyatu Palangka Raya Bersiap Tembus Pasar Selandia Baru

Di sebuah rumah produksi sederhana di Kota Palangka Raya, para perajin masih setia menjaga warisan budaya Kalimantan Tengah melalui kerajinan getah nyatu yang telah diwariskan lintas generasi.

KemenP2MI Canangkan Gerakan Nasional Migran Aman di Seluruh Indonesia

Gerakan nasional ini menjadi langkah besar pemerintah memperkuat pelindungan pekerja migran dari desa hingga ruang digital

Gubernur Kalteng Raih Top Pembina BUMD 2026, Bank Kalteng Borong Penghargaan

Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, meraih penghargaan Top Pembina BUMD 2026 dalam ajang Top BUMD Awards 2026. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas perannya dalam membina dan mendorong kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Fajri: Pancasila adalah Kompas Moral dan Ideologis Bangsa

“Pancasila bukan sekadar dasar negara, tetapi kompas moral dan ideologis yang menuntun bangsa ini dalam menghadapi tantangan zaman”

Ahmad Rifa’i dan Ahmad Jayadikarta Resmi Dilantik Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Pulang Pisau oleh Presiden Prabowo

“Alhamdulillah perasaan terharu dan bangga, karena Indonesia melaksanakan pelantikan kepala daerah pertama kalinya di Istana Negara. Saya beserta Wakil Bupati Ahmad Jayadikarta menjadi bagian dari sejarah itu”

Subandi Tutup DPRD Kota Cup, Dorong Pembinaan Futsal Usia Dini Berkelanjutan

“Alhamdulillah, hari ini DPRD Kota Cup resmi berakhir. Saya mengapresiasi PSSI Kota Palangka Raya yang telah mempersiapkan seluruh rangkaian kegiatan dengan baik"

Harga Solar Tembus Rp26 Ribu, Nelayan Karangsong Setop Melaut

Aktivitas perikanan di Pelabuhan Karangsong, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, lumpuh akibat lonjakan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis solar nonsubsidi yang mencapai Rp26.000 per liter.

KPU Seruyan Tetapkan Nomor Urut Paslon Pilkada 2025 Lewat Pleno Terbuka

“Kami berharap seluruh paslon dapat mengikuti tahapan pilkada secara tertib dan bersosialisasi dengan cara yang santun. Mari kita ciptakan suasana demokrasi yang sehat dan damai di Kabupaten Seruyan”

Popular Articles