spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Polda Kalsel Bongkar Jalur Peredaran 128,7 Kg Sabu Diduga Terkait Jaringan Internasional

Pengungkapan 128,7 kilogram sabu oleh Polda Kalimantan Selatan mengungkap pola distribusi narkotika lintas provinsi yang bergerak dari Pulau Jawa menuju Kalimantan melalui jalur laut dan diduga terhubung dengan jaringan internasional.

Banjarmasin | EnterKal – Pengungkapan 128,7 kilogram sabu oleh jajaran Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalimantan Selatan tidak hanya menggagalkan peredaran narkotika dalam jumlah besar, tetapi juga membuka fakta mengenai jalur distribusi lintas provinsi yang diduga memiliki keterkaitan dengan jaringan internasional.

Kapolda Kalimantan Selatan, , mengungkapkan bahwa barang haram tersebut menempuh perjalanan panjang sebelum akhirnya masuk ke wilayah Kalimantan Selatan.

“Mereka masuk mulai dari Pangandaran, kemudian ke Tasikmalaya, Bandung, Surabaya, baru ke Banjarmasin,” ujarnya, Kamis (18/6/2026).

Dipantau Sejak Awal Perjalanan

Kapolda menjelaskan, Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalsel telah melakukan pemantauan sejak menerima informasi terkait adanya pengiriman narkotika menuju Kalimantan Selatan.

Dalam proses penyelidikan, Polda Kalsel berkoordinasi dengan Direktorat IV Bareskrim Polri dan Badan Narkotika Nasional (BNN) guna mengikuti pergerakan jaringan tersebut sejak berada di Pulau Jawa hingga memasuki wilayah Kalimantan Selatan.

“Begitu kita dapat informasi, ini sudah kita ikuti perjalanan mereka sampai ke Kalimantan Selatan,” katanya.

Menurutnya, pengawasan dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan jaringan yang terlibat dapat diidentifikasi secara menyeluruh sebelum dilakukan penindakan.

Sabu Disembunyikan dalam Koper dan Tas Ransel

Dalam menjalankan aksinya, para pelaku memanfaatkan jalur laut sebagai sarana distribusi narkotika dari Pulau Jawa menuju Kalimantan Selatan.

Untuk menghindari kecurigaan petugas, sabu tersebut disamarkan di dalam koper dan tas ransel yang dibawa selama perjalanan.

“Mereka memasukkan barang haram ini ke dalam tas koper ransel mereka, mereka bawa melalui jalur laut,” ungkap Kapolda.

Modus tersebut menunjukkan upaya jaringan narkotika untuk menyamarkan aktivitas pengiriman dengan memanfaatkan mobilitas penumpang umum antarpulau.

Penangkapan di Empat Lokasi

Setelah tiba di Kalimantan Selatan, para pelaku akhirnya diamankan di empat lokasi berbeda yang diduga menjadi titik distribusi dan pergerakan jaringan.

Lokasi tersebut meliputi kawasan Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, dua titik di wilayah Liang Anggang, serta area parkir RSUD Ulin Banjarmasin.

Keberadaan salah satu titik penangkapan di area rumah sakit menjadi perhatian tersendiri karena lokasi tersebut merupakan kawasan pelayanan publik dengan aktivitas masyarakat yang tinggi.

Pengawasan Fasilitas Publik Diperketat

Menindaklanjuti temuan tersebut, Polda Kalimantan Selatan berencana memperkuat koordinasi dengan pengelola fasilitas publik guna meningkatkan pengawasan terhadap potensi penyalahgunaan lokasi umum sebagai tempat penyimpanan maupun distribusi narkotika.

“Kita juga bekerja sama dengan Satpam, pengelola parkir, dan pihak-pihak perkantoran untuk lebih sensitif lagi, untuk lebih meningkatkan pengawasannya,” jelas Kapolda.

Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak sangat penting untuk mempersempit ruang gerak jaringan narkotika yang kerap memanfaatkan area publik sebagai titik transit maupun distribusi.

Diduga Terhubung Jaringan Internasional

Hingga saat ini, penyidik masih terus melakukan pengembangan untuk mengungkap aktor lain yang terlibat dalam jaringan tersebut.

Polda Kalsel juga mendalami kemungkinan adanya keterkaitan dengan sindikat narkotika internasional yang selama ini memasok narkoba ke berbagai wilayah di Indonesia.

“Dan ini juga diduga ada kaitannya dengan jaringan internasional,” tegas Kapolda.

Pengungkapan kasus ini menjadi salah satu operasi terbesar yang berhasil dilakukan Polda Kalimantan Selatan sepanjang tahun 2026 dan menunjukkan pentingnya sinergi lintas lembaga dalam memutus mata rantai peredaran narkotika di Indonesia. (Red)

Kucing Liar Khas Kalbar Jadi Target Penyelundupan, Karantina Perketat Pengawasan PLBN

“Untuk di Pontianak ini yang banyak diselundupkan jenis burung, tanduk rusa di bandara, kura-kura bintang berbagai jenis, serta trenggiling”

SBY Ingatkan Potensi Perang Dunia ke-3, Soroti Pelanggaran Hukum Internasional

Presiden ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengingatkan dunia mengenai potensi terjadinya Perang Dunia ke-3 akibat meningkatnya pelanggaran hukum internasional yang dilakukan sejumlah negara besar.

Bupati Kobar Sampaikan Duka atas Wafatnya Tokoh Konservasi Dunia Birutė Mary Galdikas

Pangkalan Bun | EnterKal — Bupati Kotawaringin Barat (Kobar)...

Satpol PP Palangka Raya Tutup Sementara Enigma Lounge & KTV karena Beroperasi Saat Ramadan

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Palangka Raya menutup sementara Tempat Hiburan Malam (THM) Enigma Lounge & KTV setelah kedapatan masih beroperasi pada bulan Ramadan.

Achmad Zaini: Nilai Pancasila Harus Tercermin dalam Pelayanan Publik

Wakil Wali Kota Palangka Raya menegaskan nilai-nilai Pancasila tidak cukup dipahami sebagai dasar negara, tetapi harus diwujudkan dalam pelayanan publik yang adil, profesional, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Palangka Raya Catat Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi di Kalteng

Pertumbuhan ekonomi Kota Palangka Raya mencapai 5,94 persen pada Triwulan I 2026, melampaui rata-rata Kalimantan Tengah dan nasional, ditopang sektor pemerintahan, konstruksi, jasa keuangan, transportasi, serta perdagangan.

Pemprov Kalteng Luncurkan Program Strategis Pendidikan, Perluas Akses Sekolah hingga Pendidikan Spesialis

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah meluncurkan Program Strategis Sektor Pendidikan dalam kegiatan yang digelar di Aula Jayang Tingang (AJT) Lantai II Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Kamis (5/3/2026). Peluncuran ini menjadi momentum memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan akses serta kualitas pendidikan bagi masyarakat di Bumi Tambun Bungai.

Fairid Tinjau Penataan Kabel Semrawut di Jalan G Obos, Provider Diminta Perkuat Komitmen

Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin meninjau langsung kondisi kabel jaringan dan tiang provider komunikasi di Jalan G Obos. Penataan dilakukan untuk meningkatkan keselamatan masyarakat, memperbaiki estetika kota, dan mendorong kolaborasi aktif antara pemerintah daerah dan penyedia layanan telekomunikasi.

Fairid Naparin: Hari Jadi ke-60 Momentum Bangun Budaya Perubahan

“Kita harus menjadikan momen peringatan hari jadi ini sebagai titik tolak lahirnya budaya perubahan. Kita harus terus berubah untuk menjadi lebih baik, bahkan menjadi yang terbaik”

Achmad Zaini Dorong Pelatihan Vokasi Sesuai Kebutuhan Dunia Kerja

Dari 10 paket yang sedang berjalan, Pemkot Palangka Raya menyiapkan total 18 paket pelatihan agar keterampilan pencari kerja lebih sesuai dengan kebutuhan dunia usaha.

Popular Articles