spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

MK Putuskan Pemilu Nasional dan Daerah Dipisah, Pemilu 5 Kotak Dinyatakan Tidak Konstitusional

Jakarta | EnterKal – Mahkamah Konstitusi (MK) resmi menyatakan bahwa pelaksanaan Pemilu serentak lima kotak sebagaimana diberlakukan pada 2019 dan dijadwalkan pada 2024, tidak lagi sesuai dengan konstitusi. Hal ini tertuang dalam Putusan MK Nomor 135/PUU-XXII/2024 yang dibacakan dalam sidang pengucapan putusan di Jakarta, Kamis (26/6/2025).

Dalam amar putusannya, MK memutuskan bahwa model Pemilu yang konstitusional adalah pemisahan antara Pemilu Nasional dan Pemilu Daerah, masing-masing dilaksanakan dalam waktu yang berbeda dalam satu siklus lima tahunan.

Berdasarkan putusan tersebut, MK menetapkan bahwa:

  • Pemilu Nasional (Presiden, DPR RI, DPD RI) akan tetap dilaksanakan pada tahun 2029 untuk masa jabatan 2024–2029.
  • Pemilu Daerah (Gubernur, Bupati/Wali Kota, DPRD Provinsi dan DPRD Kab/Kota) akan dilaksanakan pada tahun 2031 untuk masa jabatan 2025–2031.

Dengan demikian, pemilu yang sebelumnya digabungkan dalam satu hari pemungutan suara (serentak 5 kotak), kini akan dilaksanakan secara terpisah setiap 2,5 tahun dalam satu siklus pemilu nasional-daerah .

MK menilai bahwa Pemilu serentak lima kotak seperti yang terjadi pada Pemilu 2024 mengakibatkan:

  • Beban kerja penyelenggara yang sangat berat
  • Kebingungan pemilih
  • Meningkatnya angka golput dan suara tidak sah (lebih dari 10%)
  • Tidak mendukung sistem presidensial secara murni
  • Melemahkan pelembagaan partai politik
  • Mengganggu sinergi antara pemerintah pusat dan daerah

Putusan MK ini bersifat final dan mengikat. Artinya, seluruh lembaga negara, termasuk KPU, DPR, Pemerintah Pusat dan Daerah, wajib menyesuaikan penyusunan undang-undang, peraturan teknis, serta jadwal pemilu yang akan datang.

Pemisahan pemilu ini juga berdampak pada:

  • Penataan ulang kalender politik nasional
  • Penyesuaian masa jabatan kepala daerah hasil Pilkada 2024 (yang dapat diperpanjang hingga 2031)
  • Reformulasi perencanaan anggaran negara dan daerah
  • Penataan ulang logistik dan SDM penyelenggara pemilu

MK menyebut bahwa putusan ini bukan sekadar soal teknis, melainkan bentuk koreksi terhadap sistem demokrasi Indonesia agar lebih sehat dan berkualitas. Dengan pemilu yang dipisah, partai politik dapat lebih fokus melakukan kaderisasi dan rakyat dapat lebih cermat dalam memilih pemimpin baik di tingkat nasional maupun daerah.

Putusan MK ini akan mulai diterapkan pada Pemilu 2029 dan Pemilu Daerah 2031. KPU bersama DPR dan Pemerintah akan menyusun regulasi baru yang mengatur teknis pelaksanaannya.

Sumber : Mahkamah Konstitusi RI – Putusan No. 135/PUU-XXII/2024

Ketua DPRD Palangka Raya Dorong HMI–KAHMI Perkuat Kontribusi Sosial yang Terukur

Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Subandi, mendorong Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Korps Alumni HMI (KAHMI) memperkuat kontribusi sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Milad ke-79 dan Silaturahmi HMI–KAHMI Provinsi Kalimantan Tengah di Palangka Raya, Sabtu (14/2/2026) malam.

Gubernur Kalsel H. Muhidin Terima PGM Award 2025

“Gubernur sangat mengapresiasi penghargaan ini, dan berharap dapat memotivasi para kepala daerah di Kalimantan Selatan untuk mendukung pendidikan agama Islam dan kegiatan belajar mengajar di seluruh tingkatan madrasah”

Pemkot Palangka Raya Raih Predikat Sangat Baik dalam Pengelolaan Pengaduan Publik

“Alhamdulillah, Kota Palangka Raya diberikan kepercayaan dengan predikat sangat baik. Ini merupakan apresiasi atas kerja keras bersama dalam memberikan layanan pengaduan yang responsif kepada masyarakat”

Empat Kelurahan Jadi Percontohan Kelurahan Siaga TBC di Palangka Raya

Program tahap awal diterapkan di empat kelurahan dengan fokus penemuan kasus aktif, pendampingan pasien, dan edukasi masyarakat untuk memutus rantai penularan tuberkulosis.

Ketua Dekranasda Kalteng Dorong Mahasiswa UT Inovatif dan Berbasis Budaya Lokal

“Dalam kuliah akademik ini saya mendorong inovasi bagi mahasiswa Universitas Terbuka. Kita terus mendukung ekonomi kreatif, agar mahasiswa nantinya, setelah lulus dari Universitas Terbuka Palangka Raya, mampu membuka peluang usaha dengan menghadirkan ide-ide inovatif dan kreatif”

Wali Kota Atur Jam Operasional Usaha Hiburan Selama Ramadan, Diskotik dan Bar Wajib Tutup

“Beberapa jenis kegiatan hiburan seperti karaoke, permainan billyard, dan tempat hiburan sejenisnya wajib ditutup pada satu hari di awal bulan Ramadan, serta tiga hari sebelum Hari Raya Idulfitri (H-3) sampai dengan dua hari setelah Hari Raya Idulfitri (H+2)"

Pemko Palangka Raya Dorong ASN Tingkatkan Kompetensi Lewat Pendidikan Lanjutan

“Untuk mencapai hal tersebut, kita membutuhkan ASN yang memiliki kompetensi akademik yang kuat dan wawasan yang luas, khususnya di bidang ekonomi dan manajemen. ASN yang kompeten berperan penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat”

Golkar Bartim Perkuat Konsolidasi, Nursulistyo Terima Panji Kebesaran

Penyerahan panji kebesaran Partai Golkar kepada Nursulistyo menjadi bagian konsolidasi organisasi untuk memperkuat soliditas pengurus dan kader hingga seluruh wilayah Barito Timur.

BKPRMI Apresiasi Pemko Palangka Raya Tetap Alokasikan Insentif Keagamaan

Pemko Palangka Raya tetap mengalokasikan insentif bagi 800 ustaz dan ustazah serta hampir 200 penyuluh pembangunan pada 2026. Dukungan tersebut juga mencakup pemuka agama dan pendidik non-ASN sebagai bagian dari pembinaan masyarakat dan pendidikan keagamaan.

Pengelolaan Pokir DPRD Kalteng Harus Transparan dan Akuntabel

Pemprov dan DPRD Kalimantan Tengah menekankan verifikasi usulan melalui SIPD, keterbukaan status pengajuan, serta pemisahan kewenangan dalam pengadaan untuk mencegah konflik kepentingan dan memastikan aspirasi masyarakat sesuai prioritas pembangunan.

Popular Articles