spot_img

Top 5 EnterKal

spot_img
spot_img

Related Posts

Kabut Asap Selimuti Palangka Raya, Fairid Pastikan Penanganan Karhutla Diperkuat

Meningkatnya kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Tengah menyebabkan kabut asap semakin pekat di Kota Palangka Raya. Pemerintah Kota bersama Forkopimda memperkuat penanganan sekaligus mengevaluasi status Siaga Darurat Karhutla untuk meminimalkan dampaknya terhadap masyarakat.

Palangka Raya | EnterKal – Meningkatnya kasus Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Provinsi Kalimantan Tengah mulai berdampak pada kualitas udara di Kota Palangka Raya. Kabut asap yang semakin pekat mendorong Pemerintah Kota Palangka Raya mengevaluasi status Siaga Darurat Karhutla sekaligus memperkuat langkah penanganan untuk mengurangi dampak terhadap kesehatan dan aktivitas masyarakat.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, bersama Kapolda Kalimantan Tengah turun langsung meninjau kondisi lapangan pada Selasa (28/7/2026) pagi. Peninjauan dilakukan untuk memastikan proses penanganan Karhutla berjalan efektif sekaligus memetakan kondisi di sejumlah kawasan rawan.

Pantau Dua Wilayah Rawan Karhutla

Pemantauan difokuskan di Kelurahan Kameloh Baru dan kawasan Tumbang Nusa yang menjadi dua wilayah rawan kebakaran. Di lokasi tersebut, rombongan masih mendapati kabut asap yang menyelimuti sejumlah area akibat aktivitas kebakaran lahan.

Meski demikian, Fairid menilai proses pemadaman yang dilakukan tim gabungan mulai menunjukkan hasil positif seiring berkurangnya intensitas asap pada siang hari.

“Pagi tadi asap cukup pekat, tetapi memasuki siang hari ini asapnya sudah agak memudar. Kita juga melihat proses pemadaman yang dilakukan oleh tim gabungan sudah berjalan cukup efektif,” ujar Fairid saat meninjau Posko Karhutla di Kelurahan Kameloh.

Pemantauan lapangan tersebut juga menjadi bagian dari evaluasi pemerintah terhadap efektivitas penanganan Karhutla yang melibatkan berbagai unsur, termasuk TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, dan relawan.

Perkuat Pencegahan dan Sinergi Penanganan

Fairid menegaskan Pemerintah Kota Palangka Raya terus memaksimalkan upaya pencegahan dan penanganan Karhutla melalui pendirian posko siaga di sejumlah kelurahan serta memperkuat koordinasi bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Menurutnya, penanganan Karhutla tidak hanya berfokus pada pemadaman titik api, tetapi juga membutuhkan langkah pencegahan yang berkelanjutan melalui patroli rutin, deteksi dini, serta edukasi kepada masyarakat agar risiko kebakaran dapat ditekan sejak awal.

Pendekatan tersebut dinilai penting mengingat Karhutla tidak hanya berdampak terhadap lingkungan, tetapi juga memengaruhi kesehatan masyarakat, aktivitas ekonomi, hingga proses belajar mengajar.

Status Siaga Darurat Dievaluasi

Seiring meningkatnya dampak kabut asap, Pemerintah Kota Palangka Raya juga melakukan evaluasi terhadap status Siaga Darurat Karhutla. Evaluasi dilakukan untuk menentukan langkah lanjutan yang diperlukan, terutama dalam melindungi sektor pendidikan dan kesehatan.

Sebelumnya, Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya telah menerbitkan surat edaran yang mewajibkan penggunaan masker bagi seluruh warga sekolah sebagai langkah antisipasi terhadap menurunnya kualitas udara.

“Untuk sekolah, sehari sebelumnya Dinas Pendidikan sudah menerbitkan surat edaran wajib menggunakan masker bagi seluruh warga sekolah. Hari ini kita akan rapatkan dan tentukan statusnya kembali, apakah akan kita tingkatkan atau ada kebijakan penyesuaian lainnya,” pungkas Fairid.

Evaluasi status Siaga Darurat Karhutla diharapkan menghasilkan kebijakan yang adaptif terhadap perkembangan kondisi di lapangan. Pemerintah Kota Palangka Raya menegaskan akan terus memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan agar penanganan Karhutla berjalan efektif, sekaligus meminimalkan dampak kabut asap terhadap kesehatan, pendidikan, dan aktivitas masyarakat. (Red)

BRIN Siapkan Teknologi Pengolahan Sampah dari Rumah Tangga hingga Kota

Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria memaparkan kesiapan teknologi pengolahan sampah yang dikembangkan di dalam negeri untuk menjawab persoalan penumpukan sampah di berbagai daerah.

Menteri P2MI Bekali 332 CPMI ke Korea, Tekankan Disiplin dan Literasi Keuangan

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin memberikan pembekalan kepada 332 Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) dalam kegiatan Orientasi Pra Pemberangkatan (OPP) skema Government to Government (G to G) Korea Selatan.

DPP PKB Tetapkan Kepengurusan DPW PKB Kalteng 2026–2031, Rahmanto Muhidin Pimpin Dewan Tanfidz

Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) resmi menetapkan komposisi dan personalia Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Provinsi Kalimantan Tengah masa bakti 2026–2031.

MB-AHK Prihatin Maraknya Narkoba Ancam Generasi Muda

“Kita merasa prihatin dengan kondisi masyarakat saat ini, terutama generasi sekarang. Karena itu, peredaran narkoba harus diminimalisir"

Gubernur Kalteng dan Yovie Widianto Bahas Penguatan Ekonomi Kreatif

“Kunjungan Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi Kreatif Yovie Widianto menjadi kehormatan sekaligus momentum strategis untuk memperkuat kolaborasi pengembangan ekonomi kreatif di Kalimantan Tengah"

Fairid: BATAMAD Jadi Benteng Masyarakat Adat

Wali Kota minta BATAMAD aktif menjaga kondusivitas daerah dan mengawal nilai Huma Betang di tengah keberagaman Kota Palangka Raya

Wapres Gibran Tinjau Progres Pembangunan IKN

Nusantara | EnterKal — Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka,...

Gubernur Agustiar Sabran Resmi Luncurkan Kartu Huma Betang Sejahtera

Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, secara resmi meluncurkan Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) dalam kegiatan yang digelar di Aula Jaya Tingang Lantai II Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Jumat (20/2/2026).

Wakil Wali Kota Resmikan WAN Center sebagai Pusat Rehabilitasi Narkoba

Pemerintah Kota Palangka Raya mendukung hadirnya WAN Center sebagai pusat rehabilitasi narkoba yang mengedepankan layanan medis, sosial, spiritual, dan pemberdayaan ekonomi guna memperkuat pemulihan korban penyalahgunaan narkotika.

Hari Jadi ke-60, Wali Kota Fairid Ajak Warga Palangka Raya Wujudkan Kota Keren Menuju Indonesia Emas

“Peringatan hari jadi bukan sekadar seremoni, melainkan titik tolak lahirnya budaya perubahan. Kita harus terus berubah untuk menjadi lebih baik, bahkan menjadi yang terbaik"

Popular Articles